Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Inggris Melihat Imigrasi Sebagai Biang Masalah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Januari 2013 12:07 12:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Januari 2013 12:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Imigrasi adalah masalah terbesar yang dihadapi oleh masyarakat Inggris, demikian menurut hasil sebuah survei terbaru.

Dilansir Guardian (13/1/2013), satu dari tiga orang warga Inggris menanggap ketegangan antara orang asing yang pindah ke negaranya dengan orang-orang yang lahir di Inggris merupakan penyebab perpecahan dalam masyarakat. Sementara lebih dari separuh warga melihat imigrasi sebagai salah satu dari tiga masalah terbesar yang mereka hadapi.

Lebih dari dua dekade tekahir, baik imigrasi maupun emigrasi mengalami peningkatan historis yang tinggi. Inggris mencatat, jumlah orang yang masuk ke negara itu melebihi jumlah orang yang keluar sebanyak 100.000 setiap tahun sejak 1998.

Menurut hasil survei yang dilakukan oleh British Future berjudul “State of the Nation: Where is Bittersweet Britain Heading?” itu juga disebutkan bahwa Inggris menghadapi masalah toleransi.

Menurut 2.515 orang responden berusia antara 16 sampai 75 tahun, tiga masalah terbesar yang dihadapi semua golongan usia dan kelas sosial dalam masyarakat adalah ketidakpatuhan hukum, tidak menghormati kebebasan berbicara orang lain, serta ketidakmampuan berbahasa Inggris dengan baik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Satu dari empat orang menilai, dilahirkan di Inggris adalah hal penting untuk bisa dianggap sebagai orang Inggris. Sedangkan duapertiga responden berpendapat, kesejahteraan juga harus mencakup warga yang dilahirkan di luar Inggris, yang telah memberikan kontribusi bagi masyarakat dan mematuhi peraturan.

Menteri Kemasyarakatan dan Pemerintah Daerah Eric Pickles berpendapat, penguasaan bahasa Inggris merupakan kunci dari mobilitas sosial dan menjadi alat orang dari berbagai generasi saling berkomunikasi mengenal satu sama lain. Tidak hanya itu, penguasaan bahasa Inggris juga vital bagi pembangunan ekonomi negara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fahmi Islam Harumkan Indonesia di Maroko dengan Predikat “Musyarraf Jiddan’’
Tulisan selanjutnya Mahfud MD: Gratifikasi Seksual Lebih Dahsyat Dibanding Uang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
Sedang Menangkap Ikan, Remaja Palestina Syahid Dihantam Tembakan Kapal ‘Israel’

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?