Hidayatullah.com–Di tengah kondisi krisis yang sudah memasuki tahun ketiga ini, para investor Suriah akhirnya pergi ke negara-negara Arab, termasuk Mesir. Kementerian Perdagangan dan Perindustrian Mesir mengumumkan bahwa sekitar lima puluh investor Suriah berkeinginan mendirikan pabrik di wilayah Mesir.
Seperti dilansir Aljazeera (26/3/2013), menurut penyataan Kementerian, investasi Suriah ini terutama akan bergerak di bidang tekstil dan pakaian jadi. Dari investasi ini diharapkan dapat menyuntikkan dana sekitar empat miliar pound Mesir atau sekitar 588 juta dolar.
Selain itu, investasi ini juga diharapkan akan dapat menampung empat puluh ribu pekerja Mesir. Kementerian akan mengadakan pelatihan keterampilan bagi pekerja yang dibutuhkan.
Investor Suriah yang memilih Mesir ini sebagian besar adalah pengusaha tekstil, benang dan pakaian jadi. Bahkan ada beberapa pengusaha telah memiliki jaringan kerja dengan pemilik merek internasional di Italia dan Prancis.
Kedatangan para investor ini tentu juga memberikan dampak yang positif bagi Mesir, contohnya dari segi pembelian bahan baku Mesir, lapangan pekerjaan dan lainnya.
Tidak hanya itu, sebenarnya produk-produk asli Suriah juga sudah mulai dijajakan di Mesir melalui tenda-tenda pameran yang bertajuk “Produksi Suriah atau produksi tanah Syam”.*