Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

“Kesepakatan Kotor”, Kata Komandan FSA Soal Senjata Kimia Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 September 2013 14:19 2:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 September 2013 14:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang komandan pasukan oposisi Suriah hari Selasa (20/9/2013) mengkritik recana Rusia agar pemerintah Damaskus menyerahkan senjata-senjata kimianya guna menghindari serangan militer Barat dan menyebutnya sebagai “kesepakatan kotor” dan sebuah “manuver internasional.”

“Apa yang terjadi adalah sebuah upaya untuk menyelamatkan Obama dari pohon yang telah dipanjatnya, setelah Rusia meninggalkannya di sana dan mengambil tangganya,” kata Kolonel Abdul Jabbar al-Uqaidi, seorang komandan senior Free Syrian Army (FSA) dalam wawancaranya dengan Al-Arabiya.

Mengambil senjatasenjata kimia dari Presiden Bashar al-Assad “akan menguntungkan Israel, bukan rakyat Suriah,” tegasnya.

“Semua teriakan di masyarakat internasional ini adalah karena senjata kimia, dan bukan karena kekejaman Assad terhadap rakyatnya dengan menggunakan tank-tank dan peluncur roket,” imbuhnya.

Uqaidi mengajak rakyat Suriah bersatu dengan pasukan oposisi dan tidak mengandalkan dukungan internasional untuk menggulingkan rezim Assad dari kekuasaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia menolak solusi politik apapun untuk mengatasi krisis sebelum Assad pergi, dan mengatakan bahwa sebuah badan keamanan khusus akan dibentuk guna mengantisipasi kevakuman pasukan keamanan setelah Assad lengser.

Uqaidi menyalahkan sayap politik dari revolusi Suriah karena kurang koordinasi dengan sayap militer dan mempertanyakan legitimasi para pemimpin politiknya, yang menurutnya, “mewakili negara-negara yang menominasikan mereka, bukan rakyat Suriah.”

Dalam wawancara, komandan pasukan oposisi Suriah itu tidak terlalu menganggap penting keberadaan pejuang asing di Suriah, yang jumlah keseluruhannya kurang dari 2.000 sementara pasukan FSA sekitar 200.000 orang. Menurutnya, pejuang dari kalangan Islam Suriah berjumlah sekitar 10.000 orang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Soal Miss World, MNC Mengaku Tidak Didukung Media Lain
Tulisan selanjutnya Mesir Melarang 55.000 Da’i yang Tak Punya Izin Berdakwah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?