Hidayatullah.com—Politisi sayap kanan jauh Israel, Avigdor Lieberman, kembali diberikan jabatan menteri luar negeri setelah dinyatakan bebas dari dakwaan korupsi pekan lalu.
Lieberman diambil sumpahnya di dalam pertemuan khusus di Knesset setelah berhasil mendapatkan dukungan parlemen dengan suara 62 banding 17, lapor BBC Selasa (12/11/2013).
Dilahirkan tahun 1958 di Kishinev (bekas bagian Uni Soviet, sekarang Chisinau, Moldova), Lieberman merupakan sekutu penting Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Partainya, Yisrael Beitenu, anggota penting koalisi pemerintahan Partai Likud yang menang tipis dalam pemilu Januari 2013.
Setelah ditetapkan menjadi tersangka, pada Desember 2012 Liberman mengundurkan diri sebagai menteri luar negeri. PM Netanyahu kemudian merapel jabatannya sebagai menteri luar negeri, sambil menunggu Lieberman kembali.
Jaksa menuduh Lieberman, yang pindah ke Israel saat berusia 20 tahun itu, memberikan jabatan duta besar di Belarusia kepada Zeev Ben Aryeh sebagai imbalan bocoran informasi penyelidikan polisi atas Lieberman.*