Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Airbus akan Gugat Intelijen Jerman Soal Kerjasama Spionase dengan Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Mei 2015 11:30 11:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Mei 2015 11:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Raksasa penerbangan Airbus mengatakan akan melayangkan gugatan hukum terkait tuduhan atas intelijen Jerman yang membantu intelijen Amerika Serikat dalam melakukan spionase industri.

Media di Jerman melaporkan bahwa badan intelijen negaranya, BND, mengumpulkan data perusahaan-perusahaan Eropa atas perintah badan intelijen Amerika Serikat National Security Agency (NSA).

Dalam penyataannya yang dikutipAFP (30/4/2015), Airbus mengaku “waspada” dengan adanya laporan-laporan tersebut, tetapi tidak ingin berspekulasi.

Perusahaan industri penerbangan itu mengatakan telah meminta keterangan kepada pemerintah Jerman.

“Kami mengetahui bahwa perusahaan-perusahaan besar dalam sektor ini, seperti kami, menjadi target spionase,” bunyi pernyataan Airbus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Oleh sebab itu, dalam masalah ini kami waspada karena ada kecurigaan yang kuat,” imbuh Airbus.

Bocoran dokumen BND menunjukkan bahwa stasiun pemantauan milik badan intelijen Jerman itu di Bad Aibling melakukan pengecekan apakah perusahaan-perusahaan Eropa melanggar embargo perdagangan. Pengecekan dilakukan BND atas permintaan dari NSA.

Airbus disebut-sebut media Jerman sebagai salah satu target BND. Badan intelijen itu diyakini menyadap komunikasi online, telepon dan lainnya dalam mengumpulkan data perusahaan untuk NSA.

BND juga dituding melakukan aksi mata-mata atas istana kepresidenan dan Kementerian Luar Negeri Prancis, serta Komisi Eropa.

Menurut berbagai laporan media Jerman, BND tidak menjadikan para pejabat Amerika dan Jerman sebagai targetnya, sebab mereka dilindungi dari spionase berdasarkan kesepakatan BND-NSA yang ditandatangani tahun 2002.

Terungkap kemudian bahwa pemerintah Jerman mengetahui tentang sepak terjang NSA dalam memata-matai perusahaan-perusahaan senjata Eropa sejak tahun 2008.

Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maiziere membantah pemerintah selama ini menutup-nutupi aksi spionase itu.

De Maiziere berdalih dirinya tidak mengetahui malpraktik yang dilakukan oleh badan-badan intelijen Jerman, tetapi meminta agar laporan internal BND diserahkan kepada sebuah komite di parlemen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Orientalis Tak Bisa Disebut Orang Berilmu
Tulisan selanjutnya Memata-matai Wartawan, Hakim dan Politisi, Ex-Kepala Polisi Rahasia Kolombia Dibui

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?