Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pencapresan Sarkozy 2017, Terkendala Penyadapan Teleponnya yang Dianggap Legal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Mei 2015 10:10 10:10 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Mei 2015 10:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan presiden Prancis Nicolas Sarkozy menghadapi kendala dalam pencalonannya kembali sebagai presiden dalam pemilihan umum tahun 2017, setelah pengadilan menyatakan penyadapan atas jalur telekomunikasi teleponnya adalah legal.

Tim pengacara Sarkozy langsung mengajukan banding, setelah pengadilan menyatakan penyadapan pembicaraan antara Sarkozy dengan penasihat hukumnya adalah legal dan merupakan bagian dari penyelidikan kasus korupsi yang melibatkan bekas presiden Prancis keturunan Yahudi itu.

Sarkozy dan pengacaranya, Thierry Herzog, menjadi tersangka karena berusaha mengintervensi sebuah kasus lainnya.

Diduga Sarkozy memberikan janji kenaikan jabatan kepada seorang hakim jika bersedia membocorkan informasi perihal kasus pidana lain yang melibatkan dirinya.

“Kami akan mengajukan banding ke (pengadilan tertinggi) Court de Cassation atas keputusan ini segera. Perjuangan untuk melindungi hak istimewa pengacara-klien ini bukan semata pertempuran Thierry Herzog, tetapi untuk seluruh pengacara, dan ini akan terus diperjuangkan dengan kekuatan dan energi yang sama,” kata pengacara Herzog, Paul-Albert Iweins hari Rabu (7/5/2015) seperti dikutip Euronews.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mantan presiden Prancis itu beserta sekutu-sekutu politiknya menghadapi serangkaian kasus hukum, termasuk dugaan penerimaan dana kampanye ilegal. Sarkozy, yang memerintahkan pasukan Prancis melakukan serangan udara atas rezim Qadhafi guna menggulingkan pemimpin Libya itu, berdasarkan sejumlah dokumen dan bukti yang ada diduga kuat pernah menerima jutaan dolar uang kampanye dari Muammar Qadhafi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Ajukan Gencatan Senjata Guna Memudahkan Bantuan Masuk
Tulisan selanjutnya Dianggap Beban, Lufthansa akan Mematikan Germanwings

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Berita
19 Oktober 2026 16:57
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?