Hidayatullah.com—Pihak berwenang China memerintahkan evakuasi atas penduduk yang berada dalam radius 3km dari lokasi ledakan di Tianjin, karena dikhawatirkan adanya kontaminasi zat kimia berbahaya.
Evakuasi didorong oleh perubahan arah angin, kabar dari kepolisian yang mengkonfirmasi penemuan bahan kimia berupa sodium sianida di dekat lokasi ledakan.
Seorang pria ditemukan dalam keadaan hidup di lokasi yang hanya berjarak 50 meter dari pusat ledakan, lapor BBC mengutip kantor berita Xinhua Sabtu (15/8/2015).
Delapan puluh lima orang diketahui meninggal dunia dalam ledakan besar yang terjadi di kota pelabuhan Tianjin pada hari Rabu itu.
Penduduk sekitar lokasi kejadian yang mengungsi ke sebuah sekolah diminta untuk meninggalkan tempat tersebut dan menggunakan masker penutup wajah serta celana panjang.
Perintah itu dikeluarkan setelah angin berubah arah, sehingga menimbulkan kekhawatirkan zat berbahaya yang sebelumnya sudah tersapu angin ke arah laut akan kembali terbawa angin ke daratan.
Koran People’s Daily melaporkan bahwa pasukan anti-senjata kimia telah dikerahkan. Mereka diterjunkan untuk mengatasi sodium sianida yang ditemukan di dekat lokasi ledakan.
Sodium sianida adalah zat kimia berbentuk bubuk kristal yang sangat berbahaya jika terhirup lewat saluran pernafasan. Bahan kimia itu biasa dipakai untuk fumigasi dan untuk mengekstrasi logam emas dan perak dalam industri pertambangan.
Sodium sianida bisa larut dalam air, meresap ke udara dan bubuknya mudah terhirup. Ketika dilarutkan atau dibakar, bahan kimia itu melepaskan gas sangat beracun berupa hidrogen sianida.*