Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Spanyol Tolak Negaranya Terlibat di Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 November 2015 13:15 1:15 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 November 2015 12:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ribuan orang juga berunjuk rasa hari Sabtu di Madrid untuk menentang keterlibatan Spanyol dalam konflik Suriah ketika Perdana Menteri Mariano Rajoy yang sedang mengadapi Pemilu menyatakan tak akan terburu-buru mengambil keputusan.

“Tidak untuk perang,” teriak sekitar 6.000 demonstran di luar Museum Reina Sofia di Madrid.

Para demonstran menjawab petisi “tidak atas nama kami” yang disebarkan para artis yang menuntut Spanyol tidak melibatkan diri dalam konflik Suriah.

Petisi ini telah menerima 34.000 tanda tangan online di tengah rencana Uni Eropa untuk intervensi militer melawan ISIS menyusul Teror Paris 13 November.

Dengan semakin dekatnya Pemilu 20 Desember, pemerintahan konservatif Rajoy tengah menunda keputusan apa pun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Segala keputusan harus masak dipikirkan karena menyangkut aspek kehidupan,” kata Rajoy yang mengaku bahwa Madrid terus berhubungan dengan sekutu-sekutunya menyangkut penundaan rencana aksi yang jelas.

Partai Rakyat pimpinan Rajoy harus belajar dari pendahulunya pada Maret 2004, Jose Maria Aznar, yang mendukung intervensi AS ke Iraq pada 2003, kalah dalam Pemilu tigas hari setelah para ada pembunuhan 191 orang dalam serangkaian pemboman kereta di Madrid, demikian AFP.

Sebelumnya, protes juga berlangsung di kota London dan banyak kota lain di Inggris guna mendesak pemerintah tidak melancarkan serangan udara di Suriah. [Baca: Warga Inggris Berunjuk Rasa Menentang Serangan Udara di Suriah]

Tulisan “Jangan Bom Suriah” diusung para pengungjuk rasa ketika membanjiri jalan-jalan di ibukota dalam aksi protes yang diselenggarakan oleh koalisi Stop the War.

Dilansir Russia Today Sabtu (28/11/2015), demonstrasi di London dimulai di luar kediaman resmi Perdana Menteri David Cameron di 10 Downing Street. Unjuk rasa itu menentang rencana pemungutan suara di parlemen yang akan menentukan apakah Inggris akan melancarkan serangan udara atas kelompok ISIS di Suriah.

“Kami sangat menentang rencana pemungutan suara David Cameron di parlemen untuk membom Suriah. Pemboman itu sudah berlangsung lebih dari 4 tahun oleh pasukan-pasukan lain. ISIS masih sama kuatnya dengan sebelum pemboman dimulai dan kami juga memiliki catatan pemboman selama 14 tahun, dan setiap negara yang kita bom, perang masih berkecamuk di sana sampai sekarang,” kata Lindsey German dari Stop the War di tengah-tengah unjuk rasa.*

*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DAISDaulah Islamiyah Iraq wa SyamEropaISILISISSerangan Rusia Di Suriahsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Setelah Hina Wartawan Difabel, Donald Trump Cerca Muslim
Tulisan selanjutnya Gender [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?