Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Filipina yang Baru Penuhi Janji Bunuhi Pengedar Narkoba

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Juli 2016 07:29 7:29 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Juli 2016 07:29
Bagikan
Rodrigo Duterte
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengacara pemerintah Filipina membela keputusan polisi untuk membunuh puluhan orang yang diduga sebagai pengedar narkoba, tanpa diupayakan penangkapan terlebih dulu.

Pengacara yang bernama Jose Calida itu berkata ia akan terus membela tindakan keras yang diambil terhadap orang-orang yang diduga terlibat dalam penyelundupan narkoba.

“Berapa jumlah pecandu obat atau pengeder narkoba di Filipina? Desa-desa kita hampir dibanjiri dengan narkoba,” tegasnya dalam jumpa pers di markas kepolisian di Manila pada Senin (11/07/2016) sebagaimana dikutip BBC.

Kepolisian mengukuhkan telah membunuh lebih dari 110 terduga pengedar narkoba sejak presiden baru Rodrigo Duterte menang dalam pemilihan Mei lalu.

Presiden Filipina yang baru Rodrigo Duterte benar-benar membuktikan janjinya memerangi narkoba di negaranya. Hanya dalam dua bulan, yakni 10 Mei hingga 7 Juli, total lebih dari seratus pengguna dan pengedar narkoba menemui ajal. surat kabar Philippine Daily Inquirer mengklaim jumlahnya mencapai 119 orang. Termasuk 13 orang yang tidak diketahui identitasnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, dalam kampanyenya, Duterte pernah berjanji akan menegakkan ketertiban dan keamanan, termasuk memberantas peredaran narkoba sehingga para pelaku akan memenuhi rumah-rumah persemayaman.

Para pengedar narkoba yang beroperasi di luar negeri tak luput jadi incaran Duterte. “Jangan kembali. Kalau tidak, sesaat setelah keluar pesawat, kamu akan mati,” ancamnya. Pria yang dijuluki The Punisher itu juga mengancam dua pengedar narkoba yang masih beroperasi meski sudah berada di balik bui.

“Lebih baik mereka bunuh diri karena saya tidak akan membiarkan mereka terus beraksi,” ucap Duterte.

Namun dengan peningkatan jumlah orang yang dibunuh, sejumlah pengacara hak asasi manusia dan anggota parlemen menyampaikan kekhawatiran mendalam bahwa operasi itu berada di luar kontrol.

Diserukan oleh mereka bahwa polisi seharus mengupayakan penangkapan terduga dan membawa mereka ke pengadilan.

Akan tetapi Calida menegaskan ia akan membela kepolisian jika sampai dipanggil oleh Kongres untuk dimintai pertanggung jawaban atas operasi pembunuhan terhadap terduga pengedar narkoba.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:narkobanarkotika dan obat terlarangpolisiPresiden FilipinaRodrigo Duterte
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemdikbud Resmi Larang MOS oleh Siswa dan Pelajar
Tulisan selanjutnya Ethiopia Blokir Media Sosial Menyusul Kebocoran Soal Ujian Universitas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?