Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Selama Diculik Bajak Laut Somalia, Tawanan Bertahan Hidup dengan Makan Tikus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Oktober 2016 18:29 6:29 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Oktober 2016 18:29
Bagikan
Aslinya kelompok pelaut yang ditawan bajak laut Somalia ini berjumlah 29 orang, tetapi 3 kru tewas.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekelompok pelaut yang ditawan bajak laut Somali hampir selama lima tahun bertahan hidup antara lain dengan makan tikus, kata salah satu tawanan yang diselamatkan kepada BBC.

Pelaut asal Filipina Arnel Balbero mengatakan mereka hanya diberi sedikit air dan merasa seperti mayat hidup selama ditawan.

Kedua puluh enam pelaut itu pada tahun 2012 kapalnya dibajak oleh perompak Somalia.

Mereka dibebaskan hari Sabtu (22/10/2016), kabarnya setelah uang tebusan dibayarkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para pelaut itu berasal dari sejumlah negara, termasuk China, Filipina, Kamboja, Indonesia, Vietnam dan Taiwan.

Balbero merupakan salah satu awak FV Naham 3 saat kapal itu dicegat bajak laut Somalia di selatan Seychelles. Satu orang kru tewas ketika perompak membajak kapal, menurut organisasi non-pemerintah Oceans Beyond Piracy.

Setahun kemudian kapal itu tenggelam dan krunya dibawa ke pantai Somalia. Dua pelaut meninggal dunia karena sakit.

Balbero mengatakan kepada BBC bahwa selama empat setengah tahun dalam tawanan mereka merasa seperti mayat hidup.

Ketika ditanya bagaimana perompak memperlakukan mereka, dia berkata, “Mereka memberika kami hanya sedikit air…. Kami makan tikus. Ya, kami memasaknya di hutan.”

“[Kami] makan sembarang, apa saja. Kalau lapar, kami makan,” imbuhnya.

Dia juga bicara tentang kesulitannya menyesuaikan diri setelah menjalani pengalaman pahit itu. “Saya tidak tahu apa ini … dunia di luar ini, setelah hal ini berakhir, jadi sangat sulit untuk memulai [hidup] kembali.”

Dalam sebuah rekaman yang dirilis seorang anggota parlemen Taiwan yang ikut dalam negosiasi, tampak sekelompok pria kurus kering dan dikelilingi oleh kawanan bersenjata dan bertopeng.

Shen Jui-chang, kepala teknisi Taiwan dari kapal yang dibajak, dalam rekaman itu mengatakan bahwa mereka hanya diberi satu liter air sehari untuk minum meskipun hawanya sangat panas.

“Tidak ada air, tidak ada makanan…. Setiap orang dari kami mengidap penyakit. Para pembajak tidak memberikan obat, mereka bilang tidak punya uang untuk membeli obat. Itu kenapa dua orang muda mati sia-sia,” kata Shen.

Kementerian Luar Negeri Taiwan mengatakan para tawanan itu dibebaskan setelah uang tebusan dibayarkan oleh pemilik kapal dan juga kelompok yang dikontrak untuk melakukan negosiasi dengan para pembajak, lapor media Taiwan.

Kapal yang dibajak itu berbendera Oman, tetapi dimiliki oleh sebuah perusahaan Taiwan.

Kelompok tawanan yang baru bebas itu diperkirakan sebagian dari tawanan yang tersisa yang disekap oleh pembajak Somalia.

Aksi bajak laut Somalia yang marak di pertengahan tahun 2000-an biasanya dilakukan untuk menuntut uang tebusan. Namun, beberapa tahun terakhir aksi mereka banyak berkurang, terutama karena kapal-kapal militer patroli internasional mondar-mandir di perairan yang rawan pembajakan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Berpura-pura Dungu, Agar Bebas dari Jabatan
Tulisan selanjutnya Aliansi Organisasi Mahasiswa Kecam Penganiayaan oleh Oknum Polisi Ambon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

LPPOM dan Balai POM DKI Dorong Industri Kosmetik Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Berita
17 September 2026 13:09
Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara, Mekkah dan Jeddah Siaga
QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah
Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI

Terbaru

  • 87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah
  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
  • Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina
  • Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah
  • Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI
  • Texas Sahkan Kurikulum Sejarah Anti-Muslim, Kaitkan Islam dengan Perang dan Perbudakan
  • Peringatan Hari Kematian Mahsa Amini Pertokoan Tutup, Pasukan Keamanan Iran Bersiaga
  • Para Pemimpin Libanon, Prancis dan Yordania akan Bahas Masalah Militer Libanon di Paris

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?