Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bahrain Eksekusi Tiga Aktivis Syiah karena Serang Polisi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Januari 2017 17:56 5:56 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Januari 2017 17:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Otoritas Bahrain menghukum mati tiga aktivis Syiah yang dinyatakan bersalah membunuh tiga polisi, termasuk seorang polisi dari Uni Emirat Arab, dalam serangan bom pada 2014.

Ketiganya, Abbas al-Samea, Sami Mushaima dan Ali al-Singace dieksekusi oleh regu tembak pada Ahad (15/01/2017), lapor kantor berita negara itu BNA.

Hukuman mati dilaksanakan satu minggu setelah pengadilan tinggi setempat mengukuhkan hukuman mati.

Iran Ancam Bahrain, Yaman dengan ‘Penaklukan’ seperti Aleppo

Eksekusi terhadap tiga terpidana tersebut tercatat sebagai pelaksanaan hukuman mati pertama selama enam tahun terakhir yang dilakukan oleh pemerintah kerajaan yang beraliran Sunni tetapi mayoritas penduduknya Syiah itu.

Pelapor khusus PBB Dr Agnes Callamard menyebut eksekusi sebagai pembunuhan yang tidak dibenarkan oleh hukum karena terhukum mati sebelumnya mengalami penyiksaan, tidak mendapatkan persidangan yang adil dan bukti-bukti yang digunakan tidak kuat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kelompok hak asasi manusia yang berkantor di Inggris, Reprieve, mengatakan eksekusi yang dilakukan melanggar hukum internasional.

Pemerintah Bahrain Tutup Paksa Kelompok Oposisi Syiah Terbesar

Hukuman mati dijatuhkan kepada tiga aktivis Syiah walaupun “berdasarkan ‘pengakuan’ yang dikorek melalui penyiksaan, dan sidangnya benar-benar tidak adil”, kata Maya Fao dari Reprieve dikutip BBC.

Menurut sensus 2011, populasi Muslim di Bahrain  sebanyak 81,2 persen. Kristen (9 persen), sisanya  (9,8 persen) Yahudi, Hindu, dan Budha. Negara kerajaan kecil di Teluk Persia dimana  mayoritas warga Syiah diperintah keluarga kerajaan Al-Khalifa yang berasal dari kelompok Sunni.

Situasi di Bahrain sejak tahun lalu memanas, setelah rangkaian demonstrasi anti pemerintah yang dilakukan oleh kelompok oposisi Syiah.

Ratusan orang menggelar demonstrasi sehari sebelum eksekusi Sami Mushaima, Ali al-Singace dan Abbas al-Samea dengan meneriakkan yel-yel, “Jangan, jangan eksekusi.”

Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengatakan seorang anggota polisi mengalami luka-luka ketika mobil patrolinya ditembak di desa yang berpenduduk Syiah di Bani Jamra, ke arah barat dari ibu kota Manama.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aktivis Syiahbahraineksekusihukuman matiSerangan bomSyiah Bahrain Uni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ilmu Tahrij Hadits vs Hermeneutik Bibel
Tulisan selanjutnya Persatuan Islam Menghadapi Ancaman Asing

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?