Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Myanmar Kembali Berlakukan Jam Malam di Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Agustus 2017 16:44 4:44 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Agustus 2017 16:44
Bagikan
Tentara Myanmar di Rakhine
Bagikan

Hidayatullah.com–Myanmar dilaporkan telah menyatakan jam malam baru di Rakhine yang dihuni lebih sejuta penduduk Islam Rohingya.

Langkah itu diberlakukan di daerah tertentu setelah tentara mengerahkan ratusan anggotanya ke negeri utara tersebut untuk tujuan ‘operasi pembersihan’.

Deklarasi jam malam itu juga dibuat seminggu setelah insiden penemuan tujuh mayat warga Buddha di Maungdaw.

Pemerintah menuduh “ekstrimis Islam” berada dibalik insiden tersebut dan beralasan pegerahan militer diperlukan untuk menggagalkan ancaman yang disebutnya “pemberontak” Rohingya.

Penduduk Islam di daerah itu mengatakan, masyarakat desa di Rathidaung tidak berani untuk keluar dari rumah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Semua takut dan khawatir insiden kekerasan pada tahun lalu berulang,” katanya dikutip laman thestar.

Baca: Myanmar Berlakukan Jam Malam di Thandwe

Jumat lalu, sebuah laporan mengungkapkan, Tatmadaw telah mengirim sekitar 500 anggota ke beberapa kota termasuk Buthidaung dan Maungdaw dekat perbatasan Bangladesh.

Seorang juru bicara yang enggan identitasnya diungkapkan, batalyon dengan ratusan tentara dari Myanmar telah dikerahkan ke jajaran Gunung Mayu.

Baca: Kepala Militer Myanmar Membela Diri Operasi Pembersihan Etnis di Rakhine

Pelapor khusus Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB),  Yanghee Lee, mengatakan, kebijakan pemerintah Myanmar ini akan menjadi perhatian utama PBB.

PBB dalam satu pernyataan turut menyuarakan keprihatinan terhadap tindakan tersebut yang dikhawatirkan akan menyebabkan penindasan lebih buruk terhadap etnis Rohingya.

Pengerahan militer ini dikhawatirkan akan menambah banyak korban penganiayaan kepada umat Islam di Rakhine.

Sebelumnya, dalam sebuah ‘operasi pembersihan’ bulan Oktober 2016, membuat lebih dari 70.000 warga desa Rohingya melarikan diri melintasi perbatasan ke Bangladesh, membawa serta cerita tentang pemerkosaan, pembunuhan dan pembakaran secara sistematis yang dipercayai dilakukan anggota tentara Myanmar.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BuddhaMaungdawmuslim Rohingyamyanmaroperasi pembersihanPBBpembersihan etnisRakhineRathidaungRohingyaYanghee Lee
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Markas Pertahanan Kota Sarmin Diserang Orang Tak Dikenal
Tulisan selanjutnya Dapat Donasi dari Masyarakat, Keluarga Almarhum Zoya Sumbangkan Sebagiannya untuk Anak Yatim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda

Berita
5 Juli 2026 14:14
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Pemkot Bukittinggi Gandeng HDM Persempit Ruang Gerak LGBT dan Berantas Narkoba
Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan

Terbaru

  • Pelatih Timnas Mesir Suarakan Solidaritas untuk Palestina di Piala Dunia 2026
  • Tak Ingin Disaingi, ‘Israel’ Minta AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki
  • Ledakan di Damaskus Dekat Hotel Presiden Prancis Menginap,18 Orang Terluka
  • Analisa Israel: Iran dan Hizbullah Tidak Bantu Hamas Lancarkan Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 30 Tahun Menyalahgunakan Kekuasaan Pejabat China Diganjar Hukuman Mati
  • Ormas Islam Tolak Kehadiran PM India ke Indonesia, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Muslim
  • RUU LGBT Berpeluang Dibahas DPR, Marwan: Mereka Harus Disembuhkan
  • Bakomubin Tolak Normalisasi dan Legalisasi LGBT di Indonesia
  • Hubungan Agama dan Sains
  • PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?