Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saudi: Negara Teluk Tak Menerima Libanon jadi ‘Platform bagi Terorisme’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 November 2017 13:48 1:48 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 November 2017 13:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Urusan Teluk Saudi, Thamer Al-Sabhan pada hari Senin (06/11/2017) mengatakan dalam akun twitternya bahwa Libanon tidak akan pernah menjadi seperti apa yang terjadi pada masa lalu setelah Perdana Menteri Libanon Saad Hariri mengundurkan diri, demikian lapor Al Arabiya.

Ia melanjutkan perkataannya bahwa Negara-Negara Teluk “tidak akan menerima itu [Libanon] menjadi platform bagi terorisme untuk membuat jalan ke negara-negara kami, dan di tangan para pemimpinnya, menjadi negara untuk terorisme atau perdamaian.”

Sementara itu, sebagaimana dikutip Al Arabiya, Ahad (05/11/2017), ketika berbicara pada hari Sabtu dalam sebuah wawancara di Future, saluran televisi berbahasa Arab yang dimilik Hariri, Thamer Al-Sabhan mengatakan bahwa Hariri berada di Riyadh. Dia menambahkan bahwa ada “ancaman keamanan atas perdana menteri dan Saudi sangat peduli akan keselamatannya.”

Baca: PM Libanon Saad al-Hariri Mengundurkan Diri, Salahkan Campur Tangan Iran

Dia mengatakan bahwa Hariri mengundurkan diri dari Riyadh demi alasan keamanan.

“Arab Saudi berbeda dari negara teroris Iran. Kami menghormati partai-partai di Libanon meskipun mereka berbeda pendapat,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan bahwa Hariri mempunyai “informasi yang valid” tentang sebuah rencana pembunuhan atas dirinya.

Kepada saluran stasiun TV Libanon, LBC, Sabhan mengatakan bahwa Hariri sepenuhnya bebas untuk kembali ke Libanon.

Baca: Pengadilan Kuwait Nyatakan Hizbullah Sel Teroris

Dia juga mengatakan Arab Saudi mendukung semua pendirian Hariri di masa lalu, termasuk kesepakatan yang terkait dengan pemilihan presiden Libanon, dan menambahkan bahwa Arab Saudi tidak menghasut Hariri untuk mengundurkan diri.

“Kami menjadi sedih atas situasi Libanon karena Hizbullah. Kami menyerukan perdamaian tetapi mereka yang mencoba (mengganggu) Saudi akan mendapatkan apa yang tidak mereka inginkan,” tambahnya.

Sabhan menilai Hizbullah sebagai milisi Syiah yang berupaya mentransfer Perang Suriah ke Libanon dan dianggap membahayakan negeri itu  dan negara-negara Arab, katanya.

Sabhan juga mempertanyakan: “Apa perbedaan antara Hizbullah dan ISIS?”*/Abd Mustofa

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiHizbullahiranLibanonMenteri Urusan Teluk Saudimilisi SYiahNegara telukSaad al-HaririsyiahterorismeThamer Al-Sabhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Muslim Dunia Serukan Kebangkitan Kaum Muslim
Tulisan selanjutnya FK Universitas Brawijaya Rilis Surat Imbauan Shalat Berjamaah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?