Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki: Hasil Penyelidikan Khashoggi akan Segera Diungkap

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 Oktober 2018 10:05 10:05 am
Ahmad
Dipublikasikan 18 Oktober 2018 19:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Kehakiman Turki Abdulhamit Gul  mengatakan bahwa kasus hilangnya jurnalis Arab Saudi tengah diselidiki dengan seksama dan hasilnya akan segera diungkap.

Abdulhamit Gul mengatakan kantor kejaksaan Turki akan memaparkan temuan di balik hilangnya Jamal Khashoggi dan “melakukan semua upaya yang sesuai dengan hukum internasional”.

Khashoggi menghilang sejak dia memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Di hari yang sama, 15 warga Saudi – termasuk beberapa pejabat – tiba di Turki dengan dua pesawat dan menyambangi konsulat.

Pada Rabu, unit investigasi TKP tiba di kediaman Konsul Jenderal Saudi di Istanbul, Mohammad al-Otaibi, pukul 16.40 waktu setempat (1340 GMT). Al-Otaibi telah pulang ke Riyadh sejak Selasa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tim gabungan Turki-Saudi menyelesaikan investigasi pada Kamis pagi setelah menggeledah kediaman al-Otaibi dan gedung konsulat Saudi di Istanbul.

Baca: Jurnalis Saudi, Hilang Kontak setelah Kunjungan ke Konsulat Saudi di Turki

Tim Turki telah selesai mencari bukti dalam sembilan jam, namun tetap kembali ke konsulat Saudi untuk mengumpulkan lebih banyak bukti.

Kolom Terakhir

Washington Post pada Rabu malam menerbitkan kolom terakhir Jamal Khashoggi, jurnalis yang hilang di Konsulat Saudi di Istanbul awal bulan ini.

Dalam artikel berjudul “Apa yang paling dibutuhkan dunia Arab adalah kebebasan berekspresi,” Khashoggi menulis tentang kebebasan pers di dunia Arab.

Dia menulis bahwa setelah melihat laporan “Kebebasan di dunia 2018” oleh organisasi non-pemerintah Freedom House yang berbasis di Amerika Serikat (AS), kesadarannya tergugah.

“Hanya ada satu negara di dunia Arab yang telah diklasifikasikan sebagai ‘bebas’. Negara itu adalah Tunisia. Yordania, Maroko, dan Kuwait berada di urutan kedua, dengan klasifikasi ‘bebas sebagian’. Negara-negara lain di dunia Arab diklasifikasikan sebagai ‘tidak bebas’.”

“Akibatnya, orang Arab yang tinggal di negara-negara ini tidak tahu atau salah informasi. Mereka tidak dapat berbicara secara bebas, apalagi berdiskusi di depan umum, tentang hal-hal yang mempengaruhi wilayah tersebut dan kehidupan sehari-hari mereka. Narasi yang dikelola negara mendominasi jiwa publik, dan sementara banyak yang tidak mempercayainya, mayoritas besar penduduk menjadi korban narasi palsu ini. Sayangnya, situasi ini tidak mungkin berubah,” tulis Khashoggi.

Amerika Serikat (AS) telah meminta bukti audio dan video mengenai hilangnya jurnalis Saudi Jamal Khashoggi “jika ada,” kata Presiden AS Donald Trump, pada Rabu.

“Kami telah memintanya. Jika ada, kami telah memintanya, ” kata Trump kepada wartawan di Oval Office, menambahkan bahwa “mungkin memang ada “.

Baca: Turki dan Saudi akan Geledah Rumah Konsul jenderal di Istanbul

Trump mengatakan dia sedang menunggu untuk diberitahu tentang wartawan yang hilang dari Menteri Luar Negeri (Menlu) Mike Pompeo ketika dia kembali dari perjalanannya ke Ankara dan Riyadh.

Khashoggi belum kembali sejak dia memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober, dikhawatirkan dia terbunuh di sana.

Beberapa laporan telah mengutip rekaman audio dan video yang berisi rincian mengerikan dugaan pembunuhan Khashoggi di tangan pihak Saudi setelah ia memasuki konsulat.

Pada hari yang sama, Khashoggi memasuki konsulat, 15 warga Saudi lainnya, termasuk beberapa pejabat, tiba di Istanbul dengan dua pesawat dan datang ke gedung itu sementara Khashoggi masih di dalam, kata sumber polisi Turki.

Semua individu yang diidentifikasi telah meninggalkan Turki.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdulhamit Gularab saudiinvestigasJamal KhashoggipenyelidikanTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPAI Minta Polisi Usut Tuntas Pemerkosaan Anak Pengungsi
Tulisan selanjutnya Pengeboman Material Disinfektan di Wilayah Likuifaksi Sulteng

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?