Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Beberapa Bulan Menjabat PM Tunisia Al-Fakhfakh Mundur karena Skandal Finansial

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Juli 2020 19:18 7:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Juli 2020 19:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Elyes el-Fakhfakh turun dari jabatannya. Kantor kepresidenan Tunisa hari Rabu pagi (15/7/2020) mengkonfirmasi bahwa kepala pemerintahan Tunisia itu telah mengajukan surat pengunduran diri.

Keputusan itu diambil menyusul tekanan bertubi-tubi terhadap Fakhfakh dari para anggota parlemen sejak sepekan terakhir berkaitan dengan skandal keuangan yang menyeret namanya.

Fakhfakh memimpin kabinet belum sampai enam bulan, menjadikannya perdana menteri dengan masa jabatan tersingkat dalam pemerintahan Tunisia.

Pengunduran dirinya itu dilakukan setelah terjadi pertikaian di parlemen, yang saat ini dikuasai partai Islam moderat Ennahda, dan munculnya suara-suara ancaman pencabutan dukungan atas pemerintahannya karena adanya indikasi konflik kepentingan.

Fakhfakh dituduh mempertahankan sahamnya di sejumlah perusahaan swasta yang memenangkan kontrak dari negara sebesar $15 juta.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia membantah tuduhan korupsi dan sebelumnya pernah mengatakan akan meletakkan jabatannya apabila hasil penyelidikan membuktikan dirinya bersalah.

Sebuah pernyataan dari kantor perdana menteri menyebut pengunduran diri itu dilakukan demi kepentingan nasional dan sebuah jalan yang diusulkan kepada presiden untuk keluar dari masalah tersebut.

Presiden Tunisia diperkirakan akan menunjuk pengganti Fakhfakh dalam waktu sepekan, yang mana orang pengganti itu mendapat waktu dua bulan untuk membentuk pemerintahan (kabinet) yang disetujui oleh mayoritas anggota parlemen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:FakhfakhKorupsiPerdana Menteritunisia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya HRS Ajak Umat Islam Bersatu, Kawal DPR RI Cabut RUU HIP
Tulisan selanjutnya Pemerintah dan DPR Ubah RUU HIP Jadi RUU BPIP, Puan Minta Polemik Diakhiri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?