Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Virgina AS Hapus Hukuman Mati

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Maret 2021 11:46 11:46 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Maret 2021 11:46
Bagikan
Salah satu ruang eksekusi mat di Amerika Serikat.i
Bagikan

Hidayatullah.com—Gubernur Virginia Ralph Northam hari Rabu (24/3/2021) menandatangani penghapusan hukuman mati di wilayahnya, menyusul janjinya untuk mengakhiri hukuman mati di negara bagian Amerika Serikat yang paling banyak melakukan eksekusi terpidana mati itu.

Dalam seremoni di Greensville Correctional Center, di mana terpidana hukuman mati di Virgnia menunggu giliran eksekusi ditempatkan, Gubernur Northam mengatakan langkah itu akan membantu mereformasi sistem peradilan yang tidak sempurna.

“Keadilan dan hukuman tidak selalu merupakan hal yang sama. Kita tidak dapat memberikan hukuman yang terberat tanpa mengetahui bahwa kita selalu benar,” kata Northam, seorang politisi Demokrat. “Pemerintahan ini tidak lagi akan merenggut nyawa orang.”

Northam menambahkan bahwa hukuman mati secara disproporsional digunakan terhadap orang kulit hitam, yang mencapai 296 dari 377 terpidana mati yang dieksekusi oleh negara bagian itu pada abad ke-20.

Virginia, yang terakhir kali melakukan eksekusi pada tahun 2017, telah melakukannya sebanyak 1.390 kali sejak tahun 1608, ketika masih menjadi koloni Inggris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dua puluh tujuh negara bagian dan pemerintah federal AS masih memberlakukan hukuman mati, menurut situs pelacak deathpenaltyinfo.org dan Death Penalty Information Center, lapor Reuters.

Dua pria saat ini masih menunggu eksekusi mati di Virginia, termasuk Thomas Porter yang divonis bersalah dalam kasus pembunuhan seorang anggota polisi tahun 2005. Northam mengatakan mereka yang divonis mati akan tetap dipenjara tanpa diberikan peluang pembebasan lebih dini.

Sarah Craft, direktur Death Penalty Program, bersama kelompok Equal Justice USA menyambut baik keputusan itu, yang disebutnya sebagai tindakan terakhir untuk menghapus salah satu bagian dari ketidakadilan rasial di negara itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikathukuman mativirginia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya vaksin syarat haji Menkes Minta Calon Penerima Vaksinasi Covid-19 Penderita Komorbid Jujur dan Periksa ke Dokter Sebelum Vaksin
Tulisan selanjutnya Habib Rizieq sidang Nobar Sidang Habib Rizieq, Yuk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?