Hidayatullah.com–Organisasi-organisasi bantuan memperingatkan bahwa Somalia berada di ambang kelaparan.
Setidaknya 4,5 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan mendesak di negara itu, yang sedang mengalami kekeringan terburuk dalam satu dekade.
Hewan-hewan ternak sekarat dan harga barang-barang penting seperti makanan dan air melonjak.
Jumlah orang yang mengungsi akibat kekeringan dikabarkan meningkat pada tingkat yang mengkhawatirkan.
Bangkai kambing, keledai, dan sapi yang mati berserakan di pinggir jalan di bagian barat daya Somalia, lapor BBC Selasa (22/3/2022).
Kamp-kamp baru untuk pengungsi internal sedang dibangun.
Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, hampir 700.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk mencari makanan dan air, dan jumlahnya terus meningkat.
Ada kekurangan air yang parah di seluruh negeri dan di kamp-kamp pengungsian situasinya tidak berbeda.
Hal ini menyebabkan penyebaran penyakit seperti kolera, campak dan diare akut. Pusat-pusat kesehatan kebanjiran pasien anak yang kekurangan gizi akut.
Badan-badan kemanusiaan mengatakan ada krisis pendanaan yang sangat besar. Mereka hanya memiliki 3% dari apa yang diperlukan untuk membantu negara itu.*