Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pakar Inggris: Dalang 11 September adalah ‘Israel’

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 November 2018 09:30 9:30 am
Ahmad
Dipublikasikan 9 November 2018 09:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Profesor Sussex University Inggris mengatakan orang ‘Israel’ dalang aksi peledakan Gedung Menara Kembar WTC,  9 September 2001 atau dikenal 9/11.

Sebuah kelompok Yahudi telah meminta University of Sussex untuk melucuti gelar profesor emeritus setelah dia mengatakan  ‘Israel’ berada di belakang serangan WTC, 11 September.

Profesor Kees van der Pijl, mantan kepala departemen hubungan internasional Universitas Sussex, menulis di Twitter: “Bukan Saudi, ‘Israel’ meledakkan Menara Kembar dengan bantuan dari Zionis dalam pemerintah AS”.

Profesor, yang telah pensiun pada tahun 2012 dan sekarang tinggal di Amsterdam, termasuk link ke sebuah artikel berjudul “9-11/’Israel’ melakukannya” sebuah web teori konspirasi WikiSpooks.

Baca: CIA: Tak Ada Bukti Saudi Dukung Serangan 9/11

Dalam artikel tersebut, Proferor Kees, menuduh pemerintah ‘Israel’ mengatur serangan 11 September dengan bantuan Zionis di pemerintah AS.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun postingan pakar hubungan internasional  itu dengan cepat menimbulkan reaksi. Hingga ia langsung menghapusnya.

Kelompok Yahudi yang meradang bahkan mendesar agar gelar pakar internasional itu dihapus.

“Kami prihatin dengan teori konspirasi yang telah di-tweet oleh [Profesor van der Pijl],” kata Sussex Jewish Representative Council di Twitter.

“Kami meminta agar Sussex University segera menyelidiki dan mempertimbangkan untuk menghapus status‘ emeritus ’-nya. Kebencian tipe ini tidak memiliki tempat di masyarakat, apalagi dalam dunia akademis,” kutip The Independent.

Baca:    Bom Bali, Konspirasi Intelijen Amerika dan Israel

Universitas Sussex menegaskan bahwa mereka mengetahui tweet Profesor van der Pijl.

“Sebagai aturan umum, kami tidak berkomentar tentang pandangan mantan anggota staf – meskipun tentu saja tidak perlu dikatakan bahwa ini adalah pandangan pribadinya dan dia tidak mewakili pandangan dari universitas.”

Peristiwa serangan WTC, 9 September 2001 (9/11) yang membuat George W Bush kampenye ‘Melawan Teror’ terhadap Dunia Islam

Dia mengatakan gelar emeritus secara otomatis diberikan kepada setiap profesor yang pensiun, tetapi mengatakan “terlalu dini untuk mengatakan” apakah universitas akan mengambil tindakan seperti itu.

Artikel yang sama dikutip oleh Pendeta Gereja Inggris Dr. Stephen Sizer pada 2015, di Holocaust Memorial dan dipaksa untuk meminta maaf atas komentarnya.

Tweet Profesor van der Pijl menarik kritik secara online, dengan beberapa pengguna memposting foto orang-orang yang mengenakan topi foil timah.

Baca: Keluarga Korban 9/11 Tagih Bukti ke Obama

Seperti dikutip Dailymail.co.uk, Van der Pijl sekarang tinggal di Amsterdam dan telah dianugerahi gelar emeritus pada 2012, gelar kehormatan yang diberikan kepada pensiunan akademisi yang memungkinkan mereka untuk tetap menyebut diri mereka profesor.

Selama di Sussex, dia menerima penghargaan atas kontribusi luar biasa nya untuk kehidupan akademik pada 2002, 2007, 2008, dan 2011.

Dalam banyak postingan di akun twitter, ia sering terang-terangan mengkritik ulah zionis – ‘Israel’ di Timur Tengah.

“Setelah komentar saya tentang tanggung jawab zionis dalam peristiwa 9/11, ‘lobi ‘Israel’’ bukan lagi istilah kosong bagi saya. Namun kita harus mengakhiri ‘Perang Melawan Teror’ ((c) Netanyahu 1986) yang sekarang sedang melirik Iran,“ demikian ciutannya dalam di akun @KeesvdPijl1  tertanggal 6 November 2018.

Menanggapi kritikan anti-Semitisme atas klaim teror 9/11 ‘Israel’, profesor ini hanya menjawab, “Jika kritik terhadap garis keras Likud dan Mossad, yang saat ini telah membuat jutaan orang mati dan beberapa negara hancur, adalah kejahatan anti-Semitisme, maka saya bersalah.”*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:11 September11/9inggrisisraelmenara kembarProfesor Kees van der PijlUniversitas SussexWTCyahudiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 2.500 Guru Kontrak Terancam Tidak Terima Honor di Kotim
Tulisan selanjutnya Sejarawan: AR Baswedan Patut Diteladani Visi dan Keberaniannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?