Hidayatullah.com | JITU–Tentara rezim Asad kembali membombardir kota Hama, Suriah dengan roket dan birmil. Perang antara pejuang mujahidin dengan rezim Nushairiyah pimpinan Bashar al-Asaad ini berkecamuk dalam satu pekan terakhir.
Saat tim Jurnalis Islam Bersatu (JITU) melakukan liputan langsung di front di kawasan Maorik, Hama, suara roket menggelegar 150 meter dari tempat JITU yang ingin meliput langsung kondisi di medan pertempuran.
Suara helikopter rezim Asaad juga menderu-deru menjatuhkan bom-bom untuk meluluhlantakkan wilayah Maorik, Rabu (16/04/2014). Dinding-dinding jendela dan pintu bergetar kuat akibat ledakan ini.
Pihak mujahidin lantas melakukan serangan balasan dengan meluncurkan tembakan dan roket ke arah helikopter militer Bashar. Meski dengan persenjataan terbatas, mereka tetap memiliki hamasah (semangat) dan keberanian.
Penasihat Liwa Hitthin, Syeikh Abdullah Musthafa Rahhal, yang turut dalam front jihad ini menjelang shalat dzuhur memberikan semangat kepada tim JITU. Ulama ini memberikan apresiasi kepada JITU yang datang jauh dari Indonesia untuk memberitakan penderitaan rakyat Suriah sampai di garis depan perlawanan.
Usai dari front jihad di Maorik, Hama, tim JITU mengabadikan rumah-rumah penduduk, bangunan sekolah dan masjid yang hancur, akibat serangan rezim Asad sebelumnya. Namun, alhamdulillah, sampai saat berita ini ditulis, kawasan tersebut tetap dalam kendali Mujahidin.*