Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pengasuh Pondok Pesantren Jatim Tegaskan Kedepankan Musyawarah Mufakat Muktamar NU ke-33

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Juli 2015 17:15 5:15 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Juli 2015 07:11
Bagikan
KH Miftahul Ahyar saat jumpa pers di Kantpr PWNU Surabaya
Bagikan

Hidayatullah.com – Bertempat di Kantor PWNU Jawa Timur, Kamis (30/07/2015), Para pengasuh pondok pesantren se-Jawa Timur mengadakan musyawarah terkait sistem pemilihan kepemimpinan Nahdlatul Ulama (NU) dalam Muktamar ke-33 di Jombang awal Agustus nanti.

Musyawarah yang dihadiri oleh 22 Kiai pengasuh pondok pesantren itu menyerukan kepada seluruh Muktamirin agar senantiasa menjaga persatuan dan mengedapankan musyawarah mufakat (Ahlul Halli Wal ‘Aqdi).

“Aslinya jatidiri NU itu ya mufakat. Itulah kebersamaan, Nahnaniyah, ke-Kami-an. Kalau voting kan “aku” nya yang muncul,” jelas Kiai Miftahul Akhyar pada saat komperensi pers di hadapan wartawan.

Menurut Rois Syuriah PWNU Jatim ini menjelaskan dalam Islam memilih pemimpin melalui mufakat oleh Ahlul Halli Wal ‘Aqdi adalah sesuatu yang benar.

“Dalam agama, akidah, organisasi keislaman sebagaimana NU, mufakat itu sesuatu yang benar, bukan sebagai pilihan,” papar kiai Miftah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Di NU itu sistem komando, NU dilahirkan dari kebersamaan, ada ketaatan. Kalau tidak ada ketaatan berarti tidak ada satu kepemimpinan,” tambah Pengasuh Ponpes Miftahul Jannah, Kedung Tarukan, Surabaya ini.

Saat ditanya mengenai landasan sistem pemilihan melalui mufakat, kiai Miftah dengan tegas mengatakan tercantum dalam AD/ART NU.

“Pada Bab 14 pasal 41 tentang pemilihan dan penetapan pengurus disana jelas bahwa sistem pemilihan melalui musyawarah mufakat,” paparnya

Dalam musyawarah tersebut juga dihasilkan nama-nama yang akan diusulkan menjadi tim Ahlul Halli Wal ‘Aqdi pada Muktamar ke-33 nanti.

“Ada 7 orang yang diusulkan untuk menjadi tim Ahlul Halli Wal ‘Aqdi , yakni KH. Maimoen Zubair, KH. Anwar Manshur, KH. Nurul Huda, KH. Mas Ahmad Subadar, KH. Ma’ruf Amin, KH. Nawawi Abdul Jalil, KH. Anwar Iskandar, dan KH. Ali Masyruri,” punkasnya.

Sebagaimana diketahui masih terdapat perbedaan penafsiran dalam sistem pemilihan kepemimpinan pada Muktamar NU ke-33 di Jombang tanggal 1-5 Agustus 2015 mendatang. Sebagian PCNU menolak sistem pemilihan melalui mufakat, dan memilih melalui sistem pemilihan langsung. */Yahya G. Nasrullah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahlul Halli Wal 'AqdimufakatMuktamar NUMuktamar NU ke-33musyawarahNahdhatul UlamaNU
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pesan Untuk Pemimpin NU dan Masa Depan Ahlus Sunnah Wal Jamaah
Tulisan selanjutnya Imam Masjid Tolikara Berangkat ke Jombang Hadiri Muktamar NU

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?