Hidayatullah.com—Persatuan mahasiswa doctoral Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) mengeluarkan pernyataan dukungan pada Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto pasca terbitnya surat pelarangan perayaan Hari Raya Asyuro bagi kelompok Syiah.
“Kami dari Mahasiswa Doktor Pendidikan Islam Universitas Ibn Khaldun Angkatan 2014/2015 yang berlokasi di wilayah Kota Madya Bogor menyatakan sikap untuk mendukung penuh langkah-langkah Wali Kota Bogor, Dr. Bima Arya dalam menghadang seluruh ativitas keagamaan dari golongan aliran sesat seperti Syiah,” demikian salah satu pernyataan yang dikirim ke hidayatullah.com, Selasa (27/10/2015).
Menurut pada mahasiswa, aliran Syiah tidak hanya dinilai merusak kemurnian ajaran Islam tetapi juga akan merongrong keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Mengingat selama ini, di mana aliran Syiah menyebar, di situlah kekacauan kerap terjadi, sebagaimana yang sedang berkecamuk di Timur Tengah. Iraq, Yaman, dan Suriah,” ketua aksi, KH. Didik Hariyanto, M.A.
Selain itu, menurut para mahasiswa, mayoritas pemeluk Syiah di Indonesia mayoritas merujuk ke Ayatollah Ali Khomenei di Iran.
Di antara yang ikut bertanda tangan dalam pernyataan ini; Ilham Kadir, MA, Agus Hasan Bashori, M.Ag, Dra. Hj. Maria Ulfah, M.Ag, Dra. Hj. Isti’anah, M.Ag, Drs. H. Dede Kusnadi, M.Ag, H. Abd Rohim Mukti, Lc. M.M, Muslih Tamam, Lc. M.Pd.I, A.Z. Arifin, M.Pd.I, Saepuddin, M.Phil, Sholihin Hadziq, Lc. M.Pd.I, Tuharso, M.Pd.I, Juju Saepuddin, M.Ag, Kartika Nurhayati, M.M, Dewi Suryani Djamdjuri, M.Pd, Abudzar Algifari, M.Pd, Imam Wahyudi, M.Pd.I.*