Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ormas yang Menolak Dakwah UAS Dinilai Kurang Update

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 27 Juli 2018 06:31 6:31 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 26 Juli 2018 16:39
Bagikan
Gambar mem-viral terkait "persekusi" oleh elemen ormas yang menolak safari dakwah Ustadz Abdul Somad di Bali, Jumat (08/12/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Komite III DPD RI yang membidangi persoalan keagamaan, Fahira Idris, mengungkapkan, ada saja rintangan yang harus dihadapi Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam menyebarkan pesan bahwa Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin.

Ia mengatakan, pesan persatuan umat hampir selalu menjadi tema sentral dalam setiap tabligh akbar dimana UAS menjadi penceramahnya.

Rintangan kali ini datang dari ormas bernama Patriot Garuda Nusantara (PGN) yang bersikeras menolak dakwah UAS di Kota Semarang, Jawa Tengah. Bahkan surat edaran yang melarang tabligh akbar ini sudah beredar luas.

Fahira mengaku heran dan tidak habis pikir dengan adanya penolakan kehadiran UAS di Kota Semarang.

Terlebih alasan yang dikemukan dinilai sangat tidak berdasar, keliru, dan mengada-ngada karena menuduh UAS dengan berbagai label yang tidak benar mulai dari radikal, (corong) HTI, bahkan anti NKRI, dan tuduhan tidak berdasar lainnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Ormas di Semarang Ancam dan Tolak Dakwah Ustadz Somad

“Mohon maaf saja, ormas yang nolak UAS itu kudet atau kurang update. Kalau UAS radikal mana mungkin diundang ceramah di depan Wapres, Wakapolri, Kepala BIN. Kalau UAS anti NKRI, mana mungkin diundang banyak institusi pemerintahan dan militer bahkan banyak kepala daerah,” tegas Fahira di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/07/2018), dalam pernyataannya kepada hidayatullah.com.

Bahkan, pada awal Juni 2018 lalu, UAS, lanjut Fahira, diundang khusus KSAD untuk mengisi kajian di depan jajarannya. Ceramah UAS mendapat sambutan antusias bahkan KSAD menegaskan, UAS terbukti sangat cinta NKRI. Hal itu dibuktikan dengan tausiyah dai lumnus Universitas al-Azhar, Kairo, Mesir, ini yang mengajak prajurit TNI AD untuk mencintai negeri ini.

“Jangan lupa, UAS juga pernah satu panggung dan berdiskusi dengan Kapolri di sebuah acara kajian di stasiun TV swasta.

Baca: FPI, FUI, IKADI, Ormas-ormas Islam Semarang Dukung Dakwah UAS

Menuduh UAS radikal, sama artinya ormas tersebut menafikan dan tidak menganggap tokoh dan institusi negara yang pernah mengundang UAS. Saya berharap surat penolakan tersebut ditarik saja,” tukas Fahira.

Fahira mengingatkan soal penolakan terhadap UAS yang terjadi di Bali beberapa waktu lalu. Kejadian itu, terangnya, harus menjadi pelajaran bagi ormas yang menolak kehadiran UAS di Semarang.

Pasca penolakan UAS di Bali, ormas yang menolak, beberapa hari kemudian, meminta maaf atas penolakan dan kejadian yang kurang menyenangkan itu.

Fahira juga sangat mengapresiasi sikap tegas Polri yang menyatakan surat penolakan atas tabligh akbar UAS tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum yang tetap. Sebab yang berhak melarang sesuai amanat UU adalah Polri.

Baca: Penghina Ustadz Somad Minta Maaf, Akun FB-nya “Menghilang”

Sikap tegas Polri yang akan melakukan penegakan hukum apabila nanti terjadi tindakan fisik atau perbuatan pidana terkait penolakan tabligh akbar ini, kata dia, menjadi dasar bagi umat agar tidak ragu menghadiri dan mengawal tabligh akbar ini.

“Sudah jelas ormas yang menolak ini kurang update perkembangan isu terkait UAS. Saya sangat apresiasi sikap tegas Polri terkait penolakan ormas ini,” pungkas Fahira.

Menurut panitia tabligh akbar UAS di Semarang, pihak PGN telah menyampaikan klarifikasi dan mengaku mendukung dakwah UAS.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dakwahdakwah UASdakwah UAS ditolakDPD RIFahira IdrisKetua Komite III DPD RIKomite III DPD RIMabes PolriMarkas Komando Jawa Tengah PGNPatriot Garuda Nusantarapenolakan dakwahPGNPolrisafari dakwah UASSemarangtabligh akbar UAStuduhan radikalismeUASUAS diancamUstadz Abdul Somad
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Bangun Ekosistem Halal, Muslimpreneur Harus Jadi Pemain’
Tulisan selanjutnya Gubernur ‘Nyapres’ Harus Izin Jokowi, Pakar Hukum: Itu Salah Prosedur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Berita
29 Agustus 2026 08:29
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?