Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dalih Polisi Tahan Jawara Betawi Dinilai Aneh dan Dipaksakan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 April 2017 18:45 6:45 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 April 2017 18:45
Bagikan
Gambar terkait Pimpinan Jawara Betawi Abu Bakar Sadeli yang ditangkap kepolisian setelah ikrar memilih pemimpin Muslim.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengacara Pimpinan Jawara Betawi Abu Bakar Sadeli yang ditahan kepolisian, Nasrullah Nasution, merasa aneh dengan alasan kepolisian menahan kliennya.

“Aneh nih,” ujar Nasrullah saat dihubungi hidayatullah.com di Jakarta, Senin (17/04/2017).

Sebab, jelas Nasrullah, kliennya dituding melanggar Undang-Undang No. 40 tahun 2008 tentang anti diskriminasi ras dan etnis.

Sadeli ditahan setelah mendeklarasikan memilih pemimpin Muslim. Maksud ikrar kliennya, terang Nasrullah, bukan menyerang ras dan etnis tertentu, melainkan hanya menyeru umat Islam memilih pemimpin Muslim.

Penahanan ini, kata dia, “Terlalu dipaksakan.”

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Pasca Ikrar Pilih Pemimpin Muslim, Jawara Betawi Dituding Polisi Mengintimidasi

Diminta tanggapannya soal pernyataan Humas Polres Jakarta Selatan, Kompol Purwanta, yang menunding  Sadeli mengintimidasi masyarakat karena menyeru memilih salah satu calon, Nasrullah heran. “Kenapa emang?” ungkapnya.

Seruan kliennya menyeru pemimpin Muslim, kata Nasrullah, berdasarkan akidah Islam, Surat Al-Maidah ayat 51.

“Kenapa harus dipaksakan memilih kedua-duanya (pasangan calon. Red)? Emang kenapa kalau memilih pemimpin Muslim, emang salah?”

Nasrullah juga menjelaskan, golok yang dipegang saat ikrar kliennya, bukan untuk kekerasan dan mengancam-ancam warga supaya memilih salah satu calon.

“Golok pegang doang, itu, kan, simbol jawara,” jelasnya.

Baca: Jawara Betawi Bela Ulama, Kawal KH Bachtiar Nasir Seusai Aksi 112

Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, Purwanta membantah penahanan Sadeli lantaran sang jawara menyeru memilih gubernur Muslim.

Melainkan, menurutnya, karena Sadeli menyeru memilih salah satu calon. “Nah, itu namanya intimidasi kepada orang lain. Bukan agamanya,” ujarnya ditemui media ini di Polres Jaksel.

“Enggak boleh nyoblos yang itu tuh! Awas kamu!” kata Purwanta mencontohkan ungkapan yang diklaimnya sebagai bentuk intimidasi.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:diskriminasigubernur MuslimHaji Abu Bakar SadeliHumas Polres Jakselikrar memilih pemimpin MuslimJawara BetawiJawara Betawi ditangkapkepolisiankriminalisasi jawara BetawiNasrullah NasutionPilkada DKI Jakarta 2017Pilkada DKI Jakarta putaran keduaPimpinan Jawara BetawiPolres JakselPurwantaUU No 40 Tahun 2008
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KH Cholil Nafis Berharap Pilkada DKI Berlangsung Sehat
Tulisan selanjutnya PAHAM Jakarta Ajukan ‘Amicus Curiae’ kepada Ketua PN Jakut terkait Kasus Ahok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman

Berita
27 Agustus 2026 10:14
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?