Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Jurnalis Muslim harus Menulis Berdasarkan Ruh Islam

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Maret 2018 09:09 9:09 am
Ahmad
Dipublikasikan 13 Maret 2018 09:09
Bagikan
Para jurnalis Muslim peserta dan panitia Daurah JITU 2017 di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Ahad (23/04/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Jurnalis Muslim dinilai perlu meniru burung Hud-hud dalam kisah Nabi Sulaiman, kata pakar fiqh yang juga Ketua Majlis Fatwa dan Pusat Kajian Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Dr Zain An-Najah.

Mengutip al-Qur’an Surat an-Naml, Zain menceritakan, saat itu burung Hud-hud telat menghadiri pertemuan rutin dengan Nabi Sulaiman. Ketika datang, burung Hud-hud menjelaskan bahwa dia melihat sebuah kerajaan di sebuah negeri bernama Saba yang dipimpin oleh seorang ratu.

“Burung Hud-hud ini jurnalis yang baik, artinya seorang jurnalis harus merinci berita yang ada tanpa terjebak oleh hoax, dan jangan menyebar yang dia belum yakin,” ujarnya sebagai salah satu pembicara pada diskusi bertema “War on Hoax” yang diselenggarakan JITU di Jakarta Timur, belum lama ini.

Baca: Cara Mewaspadai Hoax: Belajar dari Kisah Nabi Sulaiman

Namun, Zain mengungkapkan, tidak hanya informasi yang detail, burung Hud-hud juga membawa pesan dakwah dengan menginformasikan bahwa seorang ratu tersebut menyembah matahari.

Menurutnya, hal ini penting bagi seorang jurnalis Muslim karena tidak ada jurnalis yang netral. Sekulerpun, kata dia, tidak akan netral karena menulis berdasarkan paham sekulerismenya. Sehingga jurnalis Muslimpun harus menulis berdasarkan ruh Islam, dengan menyisipkan pesan-pesan dakwah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Hud-hud juga begitu, ada pesan dakwahnya. Menulis informasi soal ratu dan kerajaannya saja tidak cukup, apa konten dakwahnya? makanya disampaikan ke Nabi Sulaiman bahwa dia menyebah matahari, maksudnya kita punya pekerjaan baru, yakni mendakwahi ratu Bilqis,” pungkasnya.*

Baca: Jurnalis Muslim Dinilai Tak Mungkin Memproduksi Hoax

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:berita bohongberita palsuhoaxJITUjurnalisJurnalis Islam Bersatujurnalis muslimJurnalistikkode etik jurnalisMahladiMedia Islamorganisasi jurnalispakar fiqihperang lawan hoaxWar On Hoaxwartawanwartawan MuslimZain An-Najah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ahli Waris: Pengelolaan Tanah Waqaf Aceh Tak Bisa Dialihkan
Tulisan selanjutnya Calon Mendagri Jerman Janji Perbanyak Deportasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?