Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Zionis Ancam Misi Kapal Freedom Flotilla 2

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Juni 2011 11:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Petinggi militer Zionis-Israel mulai bersiap-siap menghalangi perjalanan Flotilla 2. Seorang yang namanya tak mau disebutkan menyatakan bahwa Tel Aviv memperingatkan setiap usaha angkutan laut para aktivis pro-Palestina untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

“Tidak akan ditemukan kapal menuju Gaza,” demikian kata sumber itu yang juga dikutip Reuters.

Laporan menyebutkan, peringatan itu diarahkan kepada sebuah armada bantuan yang akan bertolak menuju ke Gaza pada pekan ketiga bulan Juni.

Sumber Israel itu juga mengancam, “Jika pintu laut terbuka, Gaza akan dibanjiri dengan senjata dan roket.”

Freedom Flotilla 2 akan berlayar ke Jalur Gaza pada akhir Juni ini, untuk mematahkan blokade ilegal Zionis Israel di wilayah itu.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Salah satu penyelenggara armada bantuan ini, Insani Yardim Vakfi (IHH) yang berbasis di Turki, menyatakan pemberangkatan diatur agar sesuai dengan kondisi dalam negeri Turki.

“Kami akan berangkat ke Gaza akhir Juni, sesudah pemilu” yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Juni, demikian Salih Bilici, jurubicara IHH, sebagaimana dikutip Al-Ahram online baru-baru ini.

Konvoi yang rencananya akan beranggotakan 15 kapal dan ratusan relawan dari 50 negara itu semula dijadwalkan bergerak akhir Mei, menandai setahun sudah sejak penyerangan Zionis terhadap Freedom Flotilla 1 yang mengakibatkan tewasnya sembilan relawan Turki pada 31 Mei 2010.

Misi ini tetap dinamai Freedom Flotilla dalam rangka mengenang serangan Zionis Israel pada tanggal 31 Mei 2010 yang menggugurkan sembilan aktivis Turki dan melukai sekitar 50 lainnya.

Panitia seleksi yang terdiri dari wakil 22 negara akan menyeleksi para pendaftar melalui beberapa tahapan. Diperkirakan, Freedom Flotilla 2 yang akan berangkat dari Brussels, Belgia, akan berkekuatan lebih dari 1500 relawan dari lebih 100 negara yang akan menumpangi 15 kapal barang dan penumpang.

Siapkan Penjara

Seperti dilaporkan Kantor Berita DPA hari Rabu (15/6) mengutip radio Israel menyatakan, berbagai unit militer merampungkan latihannya secara terpisah dan kini tengah melakukan manuver gabungan.

Militer Israel juga telah mengosongkan dua penjara untuk menampung aktivis konvoi Freedom Flotilla 2 jika mereka berhasil dicegat dan ditangkap.

Tahun lalu, Freedom Flotilla yang terdiri dari 6 kapal dari Turki, Yunani, Swedia, dan Irlandia menarik perhatian dunia internasional sesudah diserang tentara Zionis di perairan internasional Laut Mediterania. Misi kemanusiaan yang d2kuti lebih dari 600 orang dari 32 negara, termasuk anggota-anggota parlemen, itu membawa sekitar 10 ribu ton bantuan kemanusiaan untuk rakyat Gaza.

Subuh, 31 Mei 2010, sepasukan besar tentara Zionis menyerang, membunuh para relawan, dan membajak kapal-kapal itu dan memaksanya ikut ke pelabuhan Palestina yang dikuasai Zionis, Ashdod. Sesudah d2ntimidasi, d2nterogasi, diperlakukan secara tidak manusiawi, dan dipenjara selama 24 jam, seluruh relawan dideportasi oleh pemerintah Zionis Israel sesudah mendapatkan tekanan dari masyarakat dunia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrateZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Spanduk Tuntutan Jamaah Masjid Al Ikhlas Dirampas Pria Cepak
Tulisan selanjutnya Tunggu Wanita Mengemudi, Para Jurnalis “Nyanggong” di Jalanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?