Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Palestina Serahkan Aplikasi Keanggotaan Penuh PBB

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 24 September 2011 10:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Mahmud Abbas secara resmi menyerahkan surat permohonan keanggotaan penuh di Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Palestina kepada Sekretaris Jenderal Ban Ki-moon, Jum’at (23/9).

“Saya tidak percaya ada orang yang (meskipun) punya sedikit hati nurani dapat menolak aplikasi keanggotaan penuh PBB dan permintaan pengakuan kami sebagai sebuah negara merdeka,” kata Abbas dalam pidatonya di hadapan peserta sidang Majelis Umum PBB, yang menyambutnya dengan tepukan panjang sambil berdiri sebagai tanda persetujuan dan penghormatan.

Permintaan pengakuan atas negara Palestina yang diajukan pemerintahan Abbas, merepakan respon atas terkendalanya pembicaraan damai, yang disponsori Amerika Serikat, dengan Israel selama hampir 20 tahun terakhir. Zionis Israel — sekutu dekat Amerika Serikat — senantiasa melanggar perjanjian dan terus melakukan ekspansi pemukiman Yahudi di wilayah-wilayah Palestina.

“Kebijakan (pemukiman) ini akan menghancurkan kesempatan mewujudkan solusi dua negara dan … mengancam struktur Otoritas Nasional Palestina dan bahkan eksistensinya,” tegas Abbas.

Abbas memandang perundingan damai dengan Israel masih penting, tapi dengan catatan bahwa Palestina harus berdiri sama tinggi dengan Israel.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Dalam pidatonya, Abbas mengatakan bahwa sekarang ini Palestina “sedang dalam proses dilahirkan kembali,” dan ia mengharapkan hal itu dapat terwujud tidak lama lagi.

Permohonan pengakuan negara Palestina akan dibahas lebih lanjut di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dewan itu akan bersidang pada hari Senin lusa (26/9).

Duta Besar Libanon untuk PBB Nawaf Salam kepada reporter mengatakan bahwa ia telah membagikan surat aplikasi Palestina, yang diterimanya dari Ban Ki-moon, kepada 14 negara anggota Dewan Keamanan PBB lainnya.

“Saya telah membagikan surat tersebut dan saya mengundang anggota DK PBB untuk menghadiri rapat konsultasi guna membahas masalah ini pada hari Senin pukul 3 sore (pukul 7 malam waktu GMT),” kata Salam.

Amerika Serikat telah menyatakan secara terbuka akan menjegal permohonan pengakuan negara untuk Palestina di sidang DK PBB.

Sementara itu enam negara telah menyatakan memberikan dukungannya untuk Palestina. Mereka adalah China, Brazil, India, Libanon, Rusia dan Afrika Selatan.

Kolumbia sudah mengumumkan akan abstain dalam pemungutan suara di DK PBB.

Sedangkan negara-negara lain belum menyatakan sikapnya dengan jelas, termasuk Bosnia, Inggris, Prancis, Jerman, Gabon, Nigeria dan Portugal.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Swiss Tambah Sanksi Atas Suriah
Tulisan selanjutnya Ahmadinejad: Eropa dan Amerika Pasti Alami Revolusi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?