Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Tawanan Palestina 4 Tahun Kehilangan Memori Otaknya Akibat Siksaan Zionis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Februari 2014 09:47 9:47 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Februari 2014 09:47
Bagikan
Tentara Zionis sedang menawan beberapa wanita Palestina
Bagikan

Hidayatullah.com–Satu lagi tawanan Palestina Hidlr Dhababah (27) yang divonis tahanan 16 tahun menderita kehilangan memori di otaknya.

Hidr Dhabbah terguncang secara kejiwaan sejak sejak empat tahun terakhir. Hal itu terjadi akibat siksaan keras dan pukulan di bagian kepalanya oleh sipir Israel di penjara Galboa.

Saudara kandung tawanan Hidlr dalam pernyataan persnya hari ini Kamis (20/02/2014) seperti dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), mengatakan, bahwa saudaranya Hidlr ditangkap dan dipenjara Israel pada tahun 2003 yang saat itu usinya masih 16 tahun.
Saat berada di penjara Galboa, pada tahun 2009, Zionis-Israel menerapkan pakaian seragam orange kepadanya sebagai bentuk perubahan status.

Namun Hidlr menolak. Ia pun dipukuli Israel di bagian kepala dan mukanya dengan pukulan fatal.

Pasca siksaan itu, Hidlr kehilangan memori dan sering termenung dalam waktu lama.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Ia bahkan menolak keluar sel tahanan untuk menemui orang tuanya dan keluarganya serta kuasa hukumnya. Kondisinya sampai saat ini juga seperti itu.

Bahkan selama berada di penjara sel Eishel, selama beberapa pekan ia tak bicara sepatah katapun dengan siapapun dan enggan makan.

Siksaan Kejam

Sebelum ini, Direktur Departemen Penerangan Kementerian Tahanan Palestina, Riad Ashkar, pernah menyampaikan  bagaimana kejamnya Zionis-Israel memperlakukan tawanan perempuan Palestina di penjara-penjara Israel. Mereka menerapkan berbagai metode penyiksaan, perampasan, dan pelecehan terhadap para tahanan wanita.

Kasus ini pernah dialami tahanan bernama Ummu Wisam Dofash. Ia  mengalami siksaan, pemukulan, pelecehan, cacian, hinaan dan penahanan dari serdadu Israel karena menolak untuk menanggalkan pakaiannya setelah dihentikan oleh serdadu Israel ketika kembali ke rumahnya di pos pemeriksaan di pintu masuk ke jalan Syuhada di pusat kota Hebron.

Wa’d, asosiasi penendukung tawanan Palestina pernah melaporkan, penguasa penjara Zionis-Israel tidak mengizinkan para tawanan Palestina mengenakan pakaian musim dingin dan sejumlah kebutuhan dasar lainnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia Lokasi Liburan Halal Terbaik di Dunia
Tulisan selanjutnya Sains Islam dan Nilai Pancasila Kita

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Berita
3 September 2026 14:11
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?