Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Negara Arab sambut Hangat Rekonsiliasi Palestina, Obama Cemas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 April 2014 10:08 10:08 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 April 2014 10:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Amerika Barack Obama menyatakan, keputusan ketua otoritas Palestina, Mahmud Abbas membentuk pemerintahan bersatu dengan gerakan Hamas, merupakan langkah berbahaya dan tidak bermanfaat, dan akan menghambat perundingan dengan “Israel”.

Dalam konferensi persnya, hari Jumat (25/04/2014) dengan koleganya dari Korea Selatan, Park Giyun, Obama menyebutkan, dua pihak bisa jadi memerlukan jeda, dengan menghentikan perundingan beberapa waktu mencari alternative solusi.

“Mungkin akan ada suatu titik di mana hanya perlu ada jeda dan kedua belah pihak perlu melihat alternatif,” ujarnya dikutip Reuters.

Obama menegaskan bahwa upaya merealisir perdamaian masih berjalan untuk kepentingan dua pihak.

Sebaliknya, rekonsiliasi Hamas dan Organisasi Pembebasan Palestina (POL) disambut hangat wakil negara-negara Islam.
PM Yordania, Abdullah An-Nasur menyampaikan apresiasi kepada koleganya, PM Palestina Ismail Haniyah, atas tercapainya kesepakatan rekonsiliasi Palestina.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Dalam pembicarannya dengan Haniyah, Jumat (25/04/2014) dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), An-Nasur menegaskan, dengan niat baik dan langkah serius, serta sejumlah konsesi bersama, dicapai persatuan nasional, ini merupakan hasil yang penting.

Menurutnya, kita perlu bersatu di fase ini dibandingkan dengan sebelumnya, ditegaskan Nashur bahwa persoalan Palestina tetap menjadi prioritas Yordania, terutama persoalan Al-Quds.

Respon silih berganti datang juga datang dari pimpinan resmi Arab atas tercapainya rekonsiliasi.

Dubes Palestina di Tunisia, Salman Harfi, menyampaikan terimakasih kepada Ketua Gerakan Kebangkitan Tunisia, Syeikh Rashid Al-Ghanusi, atas upayanya dalam Deklarasi Rekonsiliasi Palestina di Gaza, Rabu lalu.

Misy’al memaparkan kepada Syeikh Ghanusi mengenai perkembangan terkini Palestina, dan mengapresiasi upaya beliau dalam mendekatkan dua gerakan Hamas-Fatah, lewat komunikasi dengan kedua pihak.

Dalam konteks terkait, Dubes Palestina di Tunisia, Salman Harfi menyampaikan apresiasi kepada syeikh Ghanusi atas peran beliau merealisir rekonsiliasi Palestina, saat pidato beliau dalam peresmian kantor baru Dubes Jerman di Tunisia.

Dalam pesan yang disampaikan kepada Misy’al, Syeikh Ghanusi  menyatakan, perpecahan antara elemen nasional hanya mengantar kepada kelemahan persoalan Palestina, dan tidak ada cara lain bagi elemen Palestina kecuali bersatu, bersepakat dan rekonsiliasi, menerima satu sama lain.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikaHAMASismail haniyahMahmud AbbasObamapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ikhwanul Muslimin Kecam Pengeboman dan Penembakan
Tulisan selanjutnya Arsip Lawas China: Jugun Ianfu Berawal di Jawa Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?