Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Terowongan Jadi Mimpi Buruk Israel, Al-Qassam Rilis Senjata Baru

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Juli 2015 08:47 8:47 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Juli 2015 08:47
Bagikan
Milisi Izzuddin al-Qassam, sayap bersenjata gerakan Hamas, terlihat dalam sebuah terowongan bawah tanah di Gaza 18 Agustus 2014
Bagikan

Hidayatullah.com–Militer penjajah Israel secara terpisah merilis beberapa kesaksian tentaranya saat perang ‘Ashful Ma’kul (Dedaunan yang Digerogoti Ulat)‘ tahun lalu ke Gaza yang menyisahkan ketakutan de ngan adanya terowongan bawah tanah.

Tak ada sesuatu yang bisa menghentikan aktifitas terowongan selagi penjajah Israel melancarkan agresi ke Gaza, para pejuang Palestina telah membuktikan kemampuannya mengejutkan musuh dan banyak merugikan Zionis-Israel.

Dalam pertempuran Asful Ma’kul tahun lalu, perlawanan Palestina menjadikan terowongan bawah tanah sebagai sarana untuk melancarkan serangan dan menculik serdadu Israel di Gaza, dan di wilayah yang diduduki Israel, di samping untuk mempertahankan sejumlah kota dan kamp pengungsian.

Seperti diketaui, Brigade Al-Qassam menggunakan terowongan seperti dalam operasi Dian Bayan Po antara pejuang Vietnam dan militer Prancis yang didukung Nato, dan terowongan dalam pembebasan China.

Operasi serangan pertama menggunakan terowongan dilakukan Al-Qassam pada September 2001, saat menghancurkan kawasan militer Termit, di dekat perbatasan Mesir-Palestina, disusul operasi terowongan pada Desember 2003 menyerang tugu militer Israel di kawasan perbatasan Mesir-Palestina dekat kamp Yibna kota Rafah.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Kemudian berkembang secara strategis pada 27 Juni 2004 saat Al-Qassam menggunakan terowongan untuk meledakan markas militer Israel di perlintasan Mathahin dekat perlintasan Abu Hauli, Utara Khan Younis.

Puncaknya terjadi dalam operasi penculikan serdadu Israel, Ghilad Shalit pada 2006, termasuk pada pertempuran Askul Ma’kul tahun 2014 lalu.

Tak Terlihat Musuh

Sementara itu, pengamat militer Washif Uraiqat dikutip PIC menegaskan, penjajah Israel mengakui terowongan perlawanan sebagai musuh tak terlihat, dan benteng kuat yang tak bisa ditembus. Terowongan digunakan sebagai sarana pertahanan dan untuk menyerang sasaran musuh, termasuk menculik serdadu Israel.

Terowongan digunakan untuk melancarkan serangan roket dan rudal, yang tak bisa dilihat musuh, dan menjadi saranan komunikasi dan trasportasi yang aman di antara para pejuang perlawanan.

Terowongan terhindar dari senjata tank dan udara, hal itu nampak jelas dalam keseharian pertempuran, setiap hari roket ditembakan dan berhasil menyasar garis pertahanan musuh.

Sedang pengamat militer Yusuf Syarqawi melihat, perlawanan Palestina menggunakan terowongan sebagai tempat perlindungan, dan menyembunyikan senjata.

Terowongan menjadikan posisis perlawanan lebih kuat dan mampu menyasar target musuh.

Dua Roket Baru

Sementara itu, Brigade Izzuddin al Qassam, sayap militer Gerakan Hamas, baru-baru ini mengumumkan masuknya dua roket generasi baru yang akan membantu Brigade al Qassam dengan spesifikasi yang canggih.

Jurubicara Brigade al Qassam Abu Ubaidah mengatakan Rabu malam dalam konferensi pers di Gaza,  “Dua roket baru ini menggunakan nama syahid Muhammad Abu Syamalah dan Raed Athar. Waktu yang akan mengungkap efektivitas dan efisiensi keduanya.” *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al Qossamgazaisraelpalestinapenjajahsenjataterowongan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bersama Bupati Bulungan, BMH Serahkan Paket Ramadhan untuk Dai dan Imam Masjid Pedalaman
Tulisan selanjutnya Padang Kekeringan, Ratusan Warga Shalat Istisqa’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?