Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Takut Boikot, Banyak Perusahaan Lari dari Permukiman Yahudi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Maret 2016 11:00 11:00 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Maret 2016 11:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi “Kutlatus Salam”, yang aktif di dalam wilayah entitas Zionis, mengungkap terjadinya peningkatan jumlah perusahaan Zionis yang memindahkan pabrik dan gudangnya dari kawasan industri di permukiman Yahudi ke luar wilayah green line.

Sebagaimana diketahui. Garis Hijau (Green Line) adalah kawasan yang berada di balik Tembok Pemisah yang dibangun oleh Zionis setelah genjatan senjata pada tahun 1949.

Hal itu dilakukan karena khawatir produk mereka diboikot di pasar-pasar dunia, di antara adalah perusahaan yang cukup menonjol yakni perusahaan “Ahava” dan “SodaStream”.

Surat kabar Zionis Ha’aretz sebagaimana dikutip, PIC, Senin (28/03/2016), mengatakan, laporan itu bertolak belakang dengan laporan yang dibuat organisasi yang sama 20 tahun lalu, bahwa antara 20-30 perusahan yang ada di kawasan industri di permukiman-permukiman Yahudi saat ini tidak ada di sana.

Diketahui kemudian bahwa perusahaan-perusahaan yang beroperasi di permukiman-permukiman Yahudi berpindah ke dalam wilayah green line pasca meletusnya Intifadha al-Aqsha tahun 2000, menyusul meningkatnya bahaya yang mengancam kepentingan bisnis di permukiman-permukiman Yahudi.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Wakil Kedua Dewan Permukiman Yahudi Yagaal Delmoni mengakui bahwa sejumlah perusahaan berpindah dari permukiman-permukiman Yahudi ke dalam wilayah green line. Dia menganggap bahwa perusahaan-perusahaan tersebut menerima tekanan dari gerakan pemboikotan.

Berdasarkan laporan ini, tidak semua perusahaan mengumumkan keberadaan cabang mereka atau gudangnya di permukiman-permukiman Yahudi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:boikotgaris hijauGreen LineisraelPermukiman YahudiyahudiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengapa Bahan-Bahan Ini Diciptakan? (2)
Tulisan selanjutnya Label Teroris, Membidik Umat Islam!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?