Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pembunuh Remaja Palestina Hanya Dipenjara 9 Bulan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 April 2018 22:57 10:57 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 April 2018 22:57
Bagikan
Nadim Nuwarra
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengadilan Israel menuai hujatan setelah menjatuhkan hukuman hanya sembilan bulan penjara terhadap seorang pasukan yang menembak mati remaja Palestina. Kerabat korban dan para pejabat Palestina menilai pengadilan Israel memalukan, tak adil dan menerapkan standar ganda.

Pada Mei 2014, seorang pasukan polisi Israel bernama Ben Deri menembak mati remaja Palestina, Nadim Nuwarra, 17. Korban yang tak bersenjata dan tak menimbulkan bahaya, ditembak mati saat protes di pos pemeriksaan Beitunia, Tepi Barat.

Seorang pengunjuk rasa remaja kedua, Mohammad Abu Thaher, 16, juga diserang adengan senjata dan dibunuh. Dalam kasus kematian Thaher, pihak Israel tidak melakukan penangkapan dengan alasan kurangnya bukti lantaran autopsi terhadap korban tidak dilakukan.

Hukuman sembilan bulan penjara terhadap Deri dijatuhkan Pengadilan Distrik Yerusalem pada hari Rabu. Menurut vonis hakim, tentara Israel itu diperintahkan menjalani hukuman percobaan enam bulan tambahan dan memerintahkan dia untuk membayar 50.000 shekel (USD14.000) sebagai ganti rugi kepada keluarga Nuwarra.

Padahal, dalam sidang tuntutan tahun lalu, Deri dinyatakan oleh jaksa telah bertindak lali atas penggunaan senjata apinya. Jaksa penuntut menerima klaim Deri bahwa dia keliru mengaktifkan putaran peluru tajam pada senapannya ketika dia bermaksud menembakkan peluru karet.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Baca: Remaja Tunarungu Palestina Korban Terbaru Serangan Zionis di Gaza

Keluarga Nuwara pada saat itu menyebut pembelaan terhadap Deri sebagai tipu muslihat dan membulkan hal yang memalukan bagi sistem peradilan Israel.

Siam Nuwarra, ayah Nadim, telah bertahun-tahun berjuang menuntut keadilan untuk kematian putranya. Dia mengatakan bahwa dia menemukan peluru tajam yang bersarang di ransel yang dikenakan Nadim ketika dia ditembak mati.

“Saya telah membuktikan bahwa Israel tidak memiliki keadilan ketika menyangkut warga Palestina,” katanya kepada Aljazeera,  Kamis (26/4/2018).

“Saya membuktikan ini dengan bukti, karena kasus Nadim adalah salah satu kasus terkuat dalam konflik Israel-Palestina oleh bukti, itu membuktikan Nadim dengan sengaja dibunuh,” ujarnya.

Pejabat senior Palestina, Hanan Ashrawi, mengutuk vonis ringan terhadap Deri. Menurutnya, vonis pengadilan Israel itu “menggelikan”. Dia membandingkan vonis itu dengan vonis yang diterima Ahed Tamimi. Gadis Palestina itu dihukum penjara delapan bulan atas tuduhan membuat hasutan dan menampar seorang tentara Israel.

“Keputusan tidak beralasan dan tidak adil ini merupakan standar ganda dalam hukuman Israel yang keterlaluan, yang diloloskan terhadap warga Palestina oleh pengadilan militer Israel, sementara pasukan pendudukan Israel, pendatang ilegal dan ekstremis diberi lisensi gratis untuk bertindak dengan kekebalan penuh,” kata Ashrawi dalam sebuah pernyataan.

Baca: Gadis Penampar Tentara Israel Dihukum 8 Bulan

Ammar Dweik, dari Komisi Independen untuk Hak Asasi Manusia, setuju dengan argumen Ahsrawi.

“Ahed Tamimi adalah seorang anak yang menampar seorang tentara dan menerima hukuman yang hampir sama dengan seorang prajurit yang mengakhiri hidup seorang anak Palestina,” katanya.

“Jadi Anda bisa membandingkan standar ganda yang diikuti sistem peradilan Israel.”

Kepolisian penjajah menolak berkomentar tentang vonis ringan untuk Deri.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BeituniaisraelNadim NuwarrapalestinaPembunuhpenjaraPenjara IsraelremajaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kebebasan seksual lgbt Batasan Jabatan Presiden-Wapres Dua Periode Digugat ke MK
Tulisan selanjutnya Pakistan Penjarakan Pelaku Pertama Pornografi Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Berita
27 Agustus 2026 12:13
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?