Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Menteri ‘Israel’: Rencana ‘Perdamaian’ Trump Buang-buang Waktu

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 November 2018 21:15 9:15 pm
Ahmad
Dipublikasikan 22 November 2018 21:15
Bagikan
Ayelet Shaket, anggota parlemen Israel yang pernah dijuluki warga jejaring sosial 'wanita canti berhati iblis'
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang menteri senior ‘Israel’ mengatakan pada hari Rabu bahwa rencana Presiden AS Donald Trump yang sudah lama ditunggu dengan istilah ‘perdamaian dengan Palestina’ adalah “buang-buang waktu.”

Menteri Kehakiman ‘Israel’ Ayelet Shaked mengatakan bahwa mencapai perdamaian saat ini tidak mungkin dan bahwa Trump harus memfokuskan energinya di tempat lain sampai Palestina siap berkompromi.

“Saya pikir kesenjangan antara ‘Israel’ dan Palestina terlalu besar untuk dijembatani,” kata Menteri Kehakiman Ayelet Shaked pada konferensi yang diselenggarakan oleh surat kabar Jerusalem Post.

“Saya pikir secara pribadi itu membuang-buang waktu,” katanya ketika ditanya apa yang dia pikirkan tentang prakarsa perdamaian Trump yang diharapkan akan mengungkap dalam beberapa minggu atau bulan ke depan.

Baca: Yang Lebih Baik dari Two-State Solution

Shaked adalah bagian dari partai Partai Bayit Yehudi (Rumah Yahudi) sayap kanan, anggota kunci dari koalisi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Dia dan anggota lain dari partainya secara terbuka menentang ‘solusi dua negara’ terhadap penjajahan ‘Israel’ atas Palestina.

Palestina telah bersumpah untuk memblokir ide perdamaian buatan Trump dan memutuskan hubungan dengan pemerintahannya setelah keputusannya Desember untuk memindahkan kedutaan AS di ‘Israel’ ke Yerusalem (Baitul Maqdis) dan menyatakan Ibu Kota ‘Israel’.

Palestina juga melihat kota itu sebagai ibu kota negara masa depan mereka dan konsensus internasional adalah bahwa status Yerusalem (Baitul Maqdis) harus dinegosiasikan antara kedua pihak.

Trump juga telah memangkas sekitar $ 500 juta bantuan ke Palestina, yang menuduh Gedung Putih berusaha memeras mereka agar menerima rencana yang mereka anggap sebagai bias terang-terangan mendukung ‘Israel’.

Pembantu Trump Jason Greenblatt mengatakan baru-baru ini dalam sebuah wawancara dengan situs berita Times of ‘Israel’ bahwa rencana itu akan “sangat terfokus pada kebutuhan keamanan ‘Israel’” sementara tetap “adil untuk Palestina.”

Baca: Yahudi AS Paksa Israel Ambil Alih ‘Solusi Dua-Negara’ 

Sementara mengungkapkan pesimismenya pada peluang untuk berdamai dengan Palestina untuk saat ini, Shaked, bagaimanapun, mengatakan dia akan tetap berpikiran terbuka tentang rencana AS.

“Meskipun saya menginginkan kedamaian seperti orang lain, saya hanya lebih realistis, dan saya tahu bahwa di masa sekarang tidak mungkin,” katanya, berbicara dalam bahasa Inggris.

“Tapi mari kita tunggu dan lihat apa yang mereka [AS] akan tawarkan,” tulis  AFP.

Sementara Palestina, tidak pernah menerima pembagian ‘Dua Negara’ di atas tanah dan wilayah mereka dari pihak penjajah. Kecuali penjajah hengkang dari tanah yang berdiri Masjid al Aqsha tersebut.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ayelet ShakedDonald TrumpDua negaraisraelMenteri IsraelpalestinapenjajahperdamaianyahudiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gus Idrus: Pilih Pemimpin yang Tidak Merugikan Islam
Tulisan selanjutnya Irlandia Prihatin dengan Situasi di Myanmar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Permendag no 20
Berita

KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Berita
2 November 2026 14:59
Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Terbaru

  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
  • Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?