Hidayatullah.com–Seorang perempuan Palestina dari Khan Younis di Jalur Gaza selatan melahirkan bayi Mujahid yang lahir dari nutfah (sperma) yang diselundupkan tahanan Palestina. Mujahid lahir pada hari Kamis, dari ayah narapidana bernama Mohammed al-Qedra.
Saudara perempuannya, Manal al-Qedra, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa ada dua upaya sebelumnya untuk menyelundupkan sperma saudara laki-lakinya. Namun upaya itu gagal, dan baru upaya ketiga berhasil.
“Terlepas dari kebahagiaan kami dengan kedatangan mujahid yang baru lahir, kebahagiaan kami kurang lengkap karena saudara kami [Mohammed] masih di penjara dengan sekitar empat setengah tahun masih tersisa sampai dibebaskan,” katanya.
Baca: Tahanan Palestina Dilarang Terima Kunjungan Anak ‘Bayi Tabung’nya
Al-Qedra, 35, ditahan oleh Israel selama agresi Israel terhadap Jalur Gaza dalam Operasi Tepi Pelindung pada Juli 2014. Dia dijatuhi hukuman 11 tahun.
Kasus seperti bayi Mujahid yang lahir dari sperma yang diselundupkan tahanan Palestina bukanlah hal baru, Banyak tahanan Palestina yang sudah menikah di penjara penjajah telah menjadi ayah dengan cara menyelundupkan sperma ke istri mereka.
Yang pertama dilakukan pada tahun 2012 oleh Ammar al-Zabin yang menjalani hukuman seumur hidup. Lebih dari 85 bayi telah dilahirkan melalui sperma selundupan.*