Hidayatullah.com – Kelompok perlawanan Palestina pada Senin membagikan rekaman video operasi yang dilakukan pejuang Brigade Al-Qassam, menarget penjajah ‘Israel’ di Khan Younis, menghancurkan tiga kendaraan pengangkut personel beserta krunya.
Sayap militer Hamas itu mengatakan pejuangnya melancarkan serangan terhadap dua kendaraan tempur (ranpur) pengangkut personel ‘Israel’ dengan dua alat peledak yang ditanam di dalam kompartemen, menyebabkan kedua ranpur mengalami kebakaran hebat.
“Para pejuang kami menargetkan kendaraan pengangkut pasukan Zionis ketiga dengan roket ‘Yassin 105’,” kata Hamas melalui akun Telegramnya pada Sabtu. Menurut Al-Qassam, penyergapan terjadi di daerah Abasan al-Kabira, sebelah timur Khan Younis.
Kelompok itu juga mengatakan bahwa para pejuangnya kemudian menyaksikan kedatangan sebuah ekskavator militer ‘Israel’, yang mengubur kendaraan-kendaraan tersebut untuk memadamkan api, sementara sebuah helikopter mendarat untuk evakuasi.
Belum ada komentar langsung dari tentara ‘Israel’ terkait insiden tersebut.
Entitas zionis ‘Israel’ biasanya sangat membatasi informasi terkait korban jiwa dan kerugian militernya di Gaza. Meski pada akhirnya membagikan informasi semacam itu, ‘Israel’ seringkali tidak mengungkapkan secara lengkap.
Hingga Kamis malam, 895 tentara ‘Israel’ dilaporkan tewas dan 6.134 terluka sejak awal perang di Gaza, menurut data militer. Masyarakat ‘Israel’ menuduh militer menyembunyikan kerugian yang lebih besar.
Menolak seruan internasional untuk gencatan senjata, pasukan penjajah ‘Israel’ telah melancarkan serangan brutal di Gaza sejak 7 Oktober 2023, menyebabkan lebih dari 59.700 warga Palestina, kebanyakan perempuan dan anak-anak, syahid.
November lalu, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Entitas zionis ‘Israel’ juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut.*




