Hidayatullah.com – Kelompok perlawanan Islam Palestina, Hamas, membantah laporan media yang mengklaim mereka siap melucuti senjata sesuai dengan rencana Presiden AS Donald Trump untuk Gaza.
“Kami dengan tegas membantah tuduhan palsu yang dipublikasikan oleh beberapa media tentang jalannya negosiasi gencatan senjata dan posisi Hamas terkait penyerahan senjata,” kata anggota senior Hamas, Mahmoud Mardawi, pada Ahad (05/10/2025).
Sejumlah media sebelumnya menyebut Hamas telah setuju untuk menyerahkan senjatanya kepada komite Palestina-Mesir di bawah pengawasan internasional.
Baca juga: Persatuan Ulama Muslim Internasional: Proposal Donald Trump Bisa Melenyapkan Palestina
Mardawi menyebut laporan ini “tidak berdasar dan bertujuan untuk menyesatkan opini publik.” Ia meminta media untuk memverifikasi informasi dan mengandalkan sumber yang kredibel, mendesak para jurnalis untuk tidak mempercayai apa yang disebutnya rumor atau klaim yang belum diverifikasi.
Diketahui, Mesir akan memediasi pertemuan antara Hamas dan ‘Israel’ pada hari Senin untuk membahas detail kesepakatan pertukaran tawanan sesuai dengan rencana Trump untuk Gaza.
Pada 29 September, Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana memuat 20 poin, yang mencakup pembebasan tawanan ‘Israel’ dan Palestina, gencatan senjata, pelucutan senjata Hamas, dan pembangunan kembali Gaza.
Baca juga: Inilah 21 Poin Rencana “Perdamaian Ala Donald Trump” yang Rugikan Perjuangan Palestina
Hamas pada prinsipnya menyetujui rencana tersebut, dan siap melanjutkan perundingan untuk langkah selanjutnya di Mesir.
Penjajah ‘Israel’ telah membunuh lebih dari 67.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dalam perang genosida mereka di Gaza yang terkepung.*




