Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Intelijen ‘Israel’ Cemas Hamas dan Jihad Islami Miliki 400 Roket Jarak 80 KM

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Juni 2014 06:36 6:36 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Juni 2014 06:36
Bagikan
Roket-roket pejuang Hamas yang mencemaskan Israel
Bagikan

Hidayatullah.com–Harian ‘Israel’ Yediot Aharonot mengutip perkiraan Unit Intelijen Militer ‘Zionis-Israel’ bahwa jumlah roket mujahidin di Gaza telah mampu menembus Tel Aviv 20 kali lipat lebih banyak sejak operasi militer Pillar of Claud (Pilar Awan), demikian dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), Kamis, (12/06/2014).

Hamas dan Jihad Islami di Jalur Gaza  dinilai Israel telah memiliki tidak kurang 400 roket yang mampu menembus jarak 75-80 kilometer.

Aharonot mengisyaratkan, meski pihak pemerintah Mesir menutup terowongan bawah tanah untuk penyelundupan senjata ke Jalur Gaza  di wilayah Rafah, namun Hamas dan Jihad Islami mampu mengembangkan roket jarak jauh sendiri di Jalur Gaza  dengan produksi lokal.

Di sisi lain, serangan roket Hamas ke Tel Aviv adalah capaian luar biasa mengagetkan dan hanya bisa didahului oleh Shaddam Husain dalam perang Teluk pertama 1990.

Harian menambahkan, karena itu selama beberapa bulan terakhir, Hamas melakukan produksi masif roket dengan bengkel pipa besi dan melakukan uji coba ke lepas laut.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Dalam studi yang dipaparkan oleh Ketua Divisi Penelitian di Unit Intelijen ‘Israel’ Eitai Baron dalam seminar Hertelezelia bahwa jumlah roket di Gaza mencapai puluhan ribu jarak 20 KM, puluhan ribu jarak 40 KM dan ratusan roket jarak 80 KM.

Ia juga sempat menyebut kekuatan roket Hizbullah, Syiah  yang jumlah sekitar puluhan ribu dengan jarak tempuh 250 KM.

Sementara itu, Menteri Pertahanan ‘Israel’ Moshe Ya’alon menilai, keberadaan 10 ribu lebih roket di Gaza merupakan ancaman-ancaman bahaya bagi ‘Israel’, selain kepemilikan nuklir Iran dan juga kelompok Jihadis di Suriah.

Dalam sambutannya di konferensi Hertezelia, Ya’alon menegaskan,  persatuan Palestina (rekonsiliasi) akan membantu Hamas menguasai Tepi Barat. Karena itu, ‘Israel’ selalu menolak menarik diri dari Tepi Barat  sebab penarikan ‘Israel’ itu akan menambah makin banyaknya serangan roket ke ‘Israel’ seperti yang terjadi di Jalur Gaza  pasca penarikan ‘Israel’ dari wilayah itu pada September 2005.

Ya’alon menolak jika ‘Israel’ memberikan peta perbatasannya.

“Palestina akan senang sebab Palestina akan mengambilnya dan tidak akan memberikannya. Tidak ada perdamaian dengan Palestina sebab Palestina selalu menolaknya. Sejarah membuktikan bahwa akar masalah bukan ‘Israel’ menolak kembali ke perbatasan jajahan tahun 1967 namun karena Palestina menolak hak ‘Israel’ untuk eksis,” ujarnya.

Menhan ‘Israel’ ini menilai, bahaya yang mengancam ‘Israel’ adalah adanya kelompok (jamaah) Jihad di Suriah. Para Jihadis dari Eropa sudah pergi ke Suriah dan menjadi bentuk ancaman keamanan dalam negeri. ‘Israel’ harus melakukan kerjasama dengan sejumlah pihak untuk menghentikan masalah ini.

Ya’alon meyakini rekonsiliasi Hamas dan Fatah dinilai tidak akan berhasil dan hanya pembohongan publik. Jika ada hasilnya pun, Hamas akan menguasai Tepi Barat  dan bukannya Abbas menguasai Gaza.

Baron juga sempat menyebutkan, ‘Zionis-Israel’ tidak mungkin mampu bertempur dengan Hamas dalam jarak lama dan menanggung banyak luka.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaHAMASJalur GazapalestinayahudiZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Pertimbangkan Kerahkan Militer Bantu Syiah Iraq
Tulisan selanjutnya Pemuda PUI Ajak Kadernya Dukung Pasangan Prabowo-Hatta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?