Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Jihad Habaib: Habib Salim Jindan “Kenyang” Dipenjara oleh Penjajah

Thoriq
Terakhir diupdate: 18 Agustus 2020 11:01 11:01 am
Thoriq
Dipublikasikan 18 Agustus 2020 10:57
Bagikan
Habib Salim Jindan
Bagikan

Hidayatullah.com–Habib Salim bin Ahmad bin Husain bin Shalih bin Jindan disebut sebagai al allamah, al musnid, al mu’arrikh, an nassabah. Para ulama juga memberikan pujian kepada Habib Salim Jindan karena ilmu yang dimilikinya. Salah satu dari mereka adalah Al Allamah Syeikh Abdullah Al Lahji, ulama besar madzhab Asy Syafi’i di Makkah, yang menjulukinya sebagai “al allamah” (orang yang pandai sekali), “al mutafannin” (orang yang ahli dalam berbagai disiplin ilmu), al muhaddits.

Habib Salim Jindan lahir di Surabaya pada 1319 H. Di masa belia, ia menuntut ilmu di madrasah Al Khairiyah. Habib Salim Jindan juga menuntut ilmu kepada ayahnya, juga ulama-ulama besar dari kalangan ahlul bait seperti Sayyid Muhammad bin Ahmad Al Mihdhar serta Sayyid Abdullah bin Muhsin Al Aththas.

Pindah ke Jakarta Berdakwah Melawan Penjajah

Pada tahun 1360 H, Habib Salim Jindan pindah ke Jakarta. Di kota itu, Habib Salim menyibukkan diri dengan berdakwah dan mengajar. Di samping itu, Habib Salim juga ikut serta dalam memerangi penjajah, baik penjajah Belanda mauapun Jepang. Karena perjuangannya, pihak penjajah pun menahannya di penjara, yakni pada tahun 1363 H selama enam bulan, sedangkan pada tahun 1375 ia ditahan selama satu setengah tahun.

Dakwah Habib Salim Jindan disambut baik oleh khalayak. Di Jakarta, ia membangun sebuah perpustakaan besar yang diwakafkan untuk para penuntut ilmu yang bernama Al Maktabah Al Fakhriyah. Perpustakaan itu memiliki kitab amat banyak, hingga indeksnya pun tebal terdiri dari beberapa jilid.

Baca Juga

Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina

Habib Salim Jindan memiliki banyak periwayatan Hadits dan tidak ada ulama semasanya yang mengumpulkan periwayatan lebih banyak darinya. Habib Salim Jindan juga memiliki banyak karya, baik dalam periwayatan Hadits, sejarah, maupun nasab. Di antara karyanya, yakni As Sami fi Mu’jam Al Asami setebal 37 jilid. Kitab itu sendiri mengupas para musnid di masanya, juga para ulama Yaman yang belajar di Al Azhar Asy Syarif, juga biografi para ulama Al Azhar serta para ulama Nusantara yang mengajar di Makkah, madrasah Ash Shaulathiyah atau madrasah Darul Ulum.

Habib Salim Jindan sendiri berpesan kepada anak-anaknya agar tidak mencetak karya-karyanya, kecuali setelah diperiksa oleh Syeikh Yasin Al Fadani. Pada tahun 1380 Habib Salim Jindan mengunjungi Hadramaut, dan hendak mendirikan darul Hadits. Namun keinginan itu tidak mampu terwujudkan. Para ulama berselisih mengenai tahun wafatnya Habib Salim Jindan, ada yang mengatakan pada tahun 1387, ada yang menyatakan pada tahun 1389, dan ada pula yang mengatakan tahun 1395.

*Disadur dari kitab Tashfnif Al Asma` (1/444 – 448) karya Syeikh Mahmud Sa’id Mamduh Asy Syafi’i.

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dai Nurhadi Mengawal Suku Terasing Menjaga NKRI
Tulisan selanjutnya Menteri Luar Negeri ‘Israel’ Menghubungi Oman, Menambah Hubungan dengan Negara Teluk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Berita
3 September 2026 19:56
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad

Terbaru

  • Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia
  • Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’
  • Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan
  • Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
  • Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
  • Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
  • Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • ‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama

8 Mei 2026 08:59
Sejarah

KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

6 Mei 2026 08:34
Sejarah

R.A Kartini: Latarbelakang Kehidupan dan Alam Pikirannya

25 April 2026 08:37
Sejarah

Salam al-Turjuman dan Ekspedisi Pencarian Tembok Ya’juj dan Ma’juj

14 April 2026 07:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?