Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Selama Penjajahan, Zionis Penjarakan 900 Ribu Rakyat Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Desember 2016 09:18 9:18 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Desember 2016 09:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah badan penelitian yang berfokus pada urusan tahanan Palestina, Markaz Usro Falistini Li Ad-Dirosat Al-Bahis merilis data terbaru tentang jumlah rakyat Palestina yang mendekam di balik jeruji penjara Zionis selama masa penjajahan.

Terhitung sejak dimulainya penjajahan pada tahun 1948 hingga hari ini, jumlah rakyat Palestina yang ditahan oleh Zionis mencapai 900 ribu jiwa.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Markaz Usro, Riyadhul Asyqor pada acara peringatan 29 tahun berdirinya Gerakan Perlawanan Islam/Harakah Muqowamah Islamiyah (HAMAS) di Gaza. Lansir laman resmi sayap militer hamas, alqassam.ps, Selasa (13/12/2016).

Penahanan terjadi di semua sudut negeri Palestina yang terjajah. Dari tahun ke tahun puluhan sampai ratusan ribu orang dipenjara dengan alasan yang mengada-ada.

Ratusan Ribu Masa Turun Jalan Peringati 29 Tahun Berdirinya HAMAS

Sejak tahun 1948 sampai tahun 1987 terjadi 310 ribu penahanan. Pada tanggal 9 Desember 1987, meletuslah perlawanan besar-besaran rakyat Palestina melawan penjajah.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Selama perlawanan yang dikenang dengan nama Intifadhah Pertama (1987-1993) itu berkecamuk, tidak kurang dari 210 ribu orang diciduk oleh Zionis untuk menghabiskan sisa umurnya di ruang penjara yang gelap.

Mereka berlatar profesi berbeda, ada dokter, pedagang, mahasiswa hingga siswa sekolah dasar. Termasuk diantaranya adalah wanita, anak-anak dan tua renta.

Inilah yang Terjadi di Wilayah Jajahan Palestina

Tujuh tahun setelah itu, yaitu dari tahun 1994 hingga tahun 2000, kembali Zionis memenjarakan 10 ribu rakyat Palestina. Tahun 2000 sampai bulan Oktober 2015 silam, 98 ribu orang kembali ditahan. Dan begitu seterusnya hingga hari ini, penangkapan dan penahanan terus berlangsung setiap harinya baik di Tepi Barat, Al-Quds, Gaza, Hay 48, dan sudut-sudut lainnya di negeri Palestina.

Asyqor menambahkan, bahwa pada tahun ini saja Zionis telah melakukan berbagai kejahatan terhadap para tahanan.

Mereka membunuh 23 tahanan dengan cara menyiksanya, 11 lainnya merenggang nyawa dengan cara tidak diberi penanganan medis dengan sengaja, dan tujuh lainnya dibunuh dengan tangan dingin sesampainya mereka di penjara.*/MR Utama

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gerakan Perlawanan IslamHAMASHarakah Muqowamah IslamiyahisraelPejara IsraelpenjajahanRakyat PalestinaZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Desekularisasi Ilmu Pengetahuan dan Sains [2]
Tulisan selanjutnya Forum Pondok Pesantren Riau Boikot Metro TV dan Sari Roti

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?