Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Surat dari Gaza: Dikepung 7,5 Tahun, Kedinginan, Kebanjiran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Desember 2013 21:20 9:20 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Desember 2013 08:15
Bagikan
Minggu lalu selama empat hari Jalur Gaza yang sudah 7,5 tahun dikepung zionis israel diserang badai musim dingin dan banjir
Bagikan

Hidayatullah.com | Sahabatalaqsha.com– Minggu lalu selama empat hari Jalur Gaza yang sudah 7,5 tahun dikepung zionis israel diserang badai musim dingin dan banjir. foto: Business Insider

BismillahirRahmanirRahim

Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

Saudaraku yang kucintai Muhammad Fanni Rahman, dan saudara-saudaraku relawan dan pendukung Sahabat Al-Aqsha semoga Allah menjagamu dan memantapkan langkahmu dalam kebaikan dan keberhasilan. Ya Allah kabulkanlah…

Saudaraku yang mulia, ketika tengah malam hari Kamis (12 Desember 2013), air bah dengan deras menerjang puluhan bahkan ratusan rumah di Gaza. Dan para penduduk waktu itu tidak sempat untuk menyelamatkan barang-barang miliknya meski hanya sedikit saja.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Air bah datang setinggi antara 2 sampai 4 meter di berbagai lokasi. Hampir saja peristiwa itu merenggut nyawa banyak anak-anak secara tiba-tiba sedangkan para penduduk dalam keadaan tidur.

Air itu mengepung mereka sampai datangnya para petugas kepolisian dan Pertahanan Rakyat dengan perahu-perahu untuk mengevakuasi mereka ke tempat penampungan. Ratusan pengungsi pun menempati sekolah yang didirikan oleh lembaga pengungsian setelah rumah mereka tenggelam setelah badai musim dingin menerjang Gaza selama 4 hari.

Pemantauan yang dilakukan oleh pemerintah Palestina di Gaza menyebutkan  lebih dari 5200 jiwa saat ini berada di 13 pusat penampungan dua di antaranya merupakan penampungan UNRWA (Badan PBB untuk Pengungsi Palestina).

Pihak medis yang berwenang menyatakan,  pihaknya melakukan penanganan atas 80 kasus cedera, 4 orang dalam keadaan kritis sedangkan dua meninggal dikarenakan bancana ini.

Badai musim dingin dan banjir yang menimpa Gaza menyebabkan ribuan keluarga mengungsi ini sekali lagi menyingkap dampak dari pengepungan selama 7,5 tahun. Di mana banyak bangunan yang pondasinya keropos serta kurangnya peralatan yang dibutuhkan oleh regu penyelamat.

Sebenarnya Emir Qatar telah mengirimkan kapal bahan bakar untuk menyuplai pembangkit listrik Gaza yang sejak dua bulan berhenti beroperasi karena kehabisan bahan bakar dan bantuan senilai 10 juta dolar untuk korban bencana banjir.

Kabarnya, pemerintah Mahmoud Abbas menolak bantuan itu masuk kecuali setelah pihak Qatar membayar pajak sebesar 10 juta dolar. Subhanallah… Dan rakyat Gaza sendiri saat ini masih menderita karena pengepungan, dan penderitaan itu semakin berat setelah kudeta As-Sisi terhadap Presiden Muhammad Mursi, dimana rezim As-Sisi menghancurkan terowongan-terowongan yang sebelumnya digunakan oleh penduduk Gaza untuk memasukkan bahan makanan dan kebutuhan pokok.

Rakyat Gaza juga masih menderita disebabkan penutupan pintu Rafah terus-menerus, dimana rakyat Gaza tidak boleh keluar kecuali mereka yang memiliki visa di luar atau yang sakitnya sudah parah. Itupun dengan cara yang amat dipersulit dimana dalam sebulan hanya ada kesempatan 6 hingga 8 hari dan itu hanya berlaku 4 jam tiap harinya.

Bersama dengan surat ini disertakan foto-foto bencana banjir dan musim dingin di Gaza.

Semoga Allah menolong rakyat Gaza. Jangan lupa doakan kami dari kejauhan. Doakan kami setiap usai kalian menegakkan shalat.

Hanya kepada Allah kami menyandarkan diri dan harapan.

Salam rindu kami dari Gaza yang Mewakili Kehormatan Umat Islam sedunia,

Wassalaamu’alaykum,

Abu Muhammad Ziad, Al-Sarraa Foundation for Humanitarian Relief

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya hukuman Ikhwanul Muslimin Mesir Mantan Presiden Mesir Mohammad Mursy hadapi Dakwaan Baru
Tulisan selanjutnya Saras Dewi: Harus ada Pembaharuan Produk Hukum Lindungi Korban Bersuara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi: Sekolah Tahfidz Harus Melahirkan Manusia Beradab

Berita
28 Juli 2026 12:45
Kementerian Perdagangan China Bantah Tuduhan Amerika Perihal Kerja Paksa di Xinjiang
Malaysia Tegas Menolak Mengakui ‘Israel’ Meski Ditekan AS
Prof Masykuri Abdillah: Rekomendasi KUII VIII Harus Dikawal hingga Menjadi Kebijakan Publik
Iran Eksekusi Dua Pria Terpidana Mata-mata Israel

Terbaru

  • Pemukim Ilegal ‘Israel’ Serbu Sejumlah Desa Tepi Barat
  • Iran Eksekusi Dua Pria Terpidana Mata-mata Israel
  • Presiden Suriah: Tergulingnya Rezim Assad Diperlukan Bagi Timur Tengah
  • Puluhan Warga Palestina Syahid dalam Dua Hari Serangan ‘Israel’, Turki: Netanyahu Sabotase Perdamaian
  • ‘Masjidnya Rasulullah Berfungsi sebagai Sekretariat Negara’
  • Gempa M 5,6–5,7 Guncang Mesir, Getaran Terasa hingga Sejumlah Negara Timur Tengah 
  • 152 Warga Palestina Syahid pada Juli, Tertinggi Tahun Ini
  • Kerusuhan antara Hindu dan Muslim, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Nepal?
  • Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi
  • Kementerian Perdagangan China Bantah Tuduhan Amerika Perihal Kerja Paksa di Xinjiang

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?