Hidayatullah.com–Salah seorang pelapor yang mengaku korban pelecehan seksual Kardinal George Pell mengatakan membuat pengakuan setelah menonton kasus terhadap tokoh Katolik paling senior Australia ini di TV.
Hal itu terungkap dalam persidangan pendahuluan (committal hearing) di pengadilan Melbourne Magistrate’s Court, tulis AustraliaPlus.
Persidangan yang kini memasuki minggu ketiga tersebut akan menentukan apakah pria 76 tahun ini perlu diajukan ke pengadilan selanjutnya atau tidak.
Pihak pengacara pelapor mengatakan kliennya mengajukan tuduhan terhadap Kardinal Pell pada November 2016, yang mengaku “dilecehkan” oleh Kardinal Pell di sebuah kolam renang di negara bagian Victoria.
Baca: Pejabat Vatikan Tiba di Australia untuk Hadapi Tuduhan Kejahatan Seksual
Pengacara menuntut ganti rugi atas kasus pelecehan seksual oleh pemuka agama tersebut.
“Banyak hal yang teringat kembali olehku saat saya melihat liputan TV tentang George Pell,” ujar pria itu kepada Simon Acott.
Dalam persidangan kemarin, dua saksi lainnya yang biasa mengunjungi kolam renang di mana Kardinal Pell sering terlihat juga memberikan keterangan.
Salah satunya mengatakan bahwa dia tidak pernah melihat Kardinal Pell melakukan sesuatu yang “tidak pantas” di sana.
Dia mengaku melihat sang kardinal bermain dengan anak-anak di kolam renang, melemparkan mereka ke udara dengan cara menggenggam kedua tangannya agar anak-anak itu bisa memijakkan kaki mereka.
Pengacara Shann bertanya kepada saksi ini, apakah Kardinal Pell yang memanggil bocah-bocah lelaki itu bermain atau mereka sendiri yang memulai permainan.
Baca: 7% dari Pendeta Katolik Australia Lakukan Pelecehan Seksual
Saksi ini menjawab, dia tidak ingat Kardinal Pell pernah mengatakan “ayo ke sini” karena semua bocah itu memang “ingin bermain-main”.
Saksi lainnya seorang wanita yang sering membawa putrinya ke kolam renang juga mengaku tidak pernah melihat Kardinal Pell bertindak tidak pantas di tempat itu.
Kardinal Pell datang ke persidangan kemarin didampingi pejabat gereja Katrina Lee.
Pell yang kini merupakan pejabat Gererja Katolik di Vatikan telah membantah semua tuduhan yang diajukan terhadapnya.
Sidang pendahuluan yang dipimpin Hakim Belinda Wallington ini masih berlanjut.*