Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Seorang Biksu Anti-Islam Sri Lanka Dipenjara Enam Bulan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Juni 2018 22:41 10:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Juni 2018 22:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengadilan di Sri Lanka menghukum seorang biksu Buddhis ekstrimis enam bulan penjara karena mengancam istri seorang kartunis yang dilaporkan hilang.

Dilansir BBC Kamis (14/6/2018), Galagoda Aththe Gnanasara Thero dinyatakan bersalah mengintimidasi Sanya Eknaligoda di pengadilan pada tahun 2016.

Sri Lanka jarang sekali memenjarakan biksu Buddhis.

Ini untuk pertama kalinya Gnanasara dihukum bui, meskipun sebelumnya dia berkali-kali menyulut kebencian dan kekerasan terhadap warga Muslim.

Biksu itu, pemimpin kelompok Bodu Bala Sena (BBS), menginterupsi jalannya persidangan di mana pejabat-pejabat intelijen dituduh menculik suami Sanya Eknaligoda.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Prageeth Eknaligoda, kritikus pemerintah, menghilang pada tahun 2010. Istrinya memimpin kampanye guna mencari tahu keberadaan suaminya, dan menuding pihak berwenang tidak berupaya sungguh-sungguh menyelidiki kasus hilangnya Prageeth.

Lewat kartun-kartunnya, Prageeth mengkritik kebebasan media, kekuasaan politik dan ketidakadilan sosial di Sri Lanka. Dia dikenal sebagai kritikus menilai kinerja pemerintahan Presiden Mahinda Rajapakse.

Gnanasara –yang memiliki hubungan erat dengan biksu anti-Islam di Myanmar, Wirathu– dinyatakan bersalah dalam dua dakwaan dan dihukum dua kurangan penjara enam bulan yang dijalani bersamaan (jadi efektif hanya 6 bulan kurungan). Dia juga diperintahkan membayar 50.000 rupe sebagai kompensasi kepada Sanya Eknaligoda.

Para koresponden-koresponden BBC melaporkan bahwa hukuman tersebut sangat signifikan di negeri yang mayoritas dihuni orang Sinhala penganut ajaran Buddha itu.

Tahun lalu, seorang biksu yang dicari-cari polisi karena berkaitan dengan serangan terhadap Muslim bebas dari kurungan dengan membayar uang jaminan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terapi Adiksi Pornografi, Ramadhan Madrasah Mengontrol Diri
Tulisan selanjutnya Jumlah Korban Serangan ISIS di Afghan bertambah 36

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi

Berita
31 Oktober 2026 09:40
Patriotik, Gigih, Berempati: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pemuda?
LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian

Terbaru

  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
  • Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
  • LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?