Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Wali Kota Depok Ingatkan Santri Serap 3T

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2018 06:03 6:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Oktober 2018 06:03
Bagikan
Wali Kota Depok Mohammad Idris bersama para pengurus dan santri saat Festival Hari Santri Nasional (Hasan) 2018 di Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat, Ahad (21/10/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Wali Kota Depok Mohammad Idris membuka acara Festival Hari Santri Nasional (Hasan) yang diselenggarakan oleh Sekolah Pemimpin Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat, Ahad (21/10/2018).

Dalam sambutannya, Wali Kota Idris mengingatkan santri untuk menyerap 3T. Apa itu?

“Pesantren ini punya risalah. Punya misi, risaalatul ma’had. Misi pesantren itu secara umum bisa dibilang, saya mengistilahkan dengan 3T,” kata Idris.

Baca: Hari Santri Nasional, Mengingatkan “Resolusi Jihad” Bela NKRI

T pertama, kata dia, adalah Tarbiyah wa Taklim. Pesantren memiliki misi pendidikan dan pengajaran. Pesantren, jelas dia, tidak saja sekadar mengajarkan tapi juga mendidik.

“Di dalam pesantren media pendidikan yang paling efektif adalah keteladanan. Kita para santri meneladani guru. Guru juga seringkali meneladani para santri. Sebab kita ada kekurangan. Kekurangan kekurangan dari sisi kemampuan kita yang mungkin boleh jadi para pengasuh belajar kepada murid karena ada santri yang punya kebiasaan baik yang guru tidak miliki. Inilah yang namanya tarbiyah wa taklim,” kata Idris yang juga jebolan Pesantren Modern Darussalam Gontor ini.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Wali Kota Idris berpesan kepada seluruh santri yang masih mengenyam pendidikan di pondok pesantren agar bisa menerapkan 3T dalam kehidupan.

Baca: Ketua GP Ansor: Tak Boleh Lagi Ada Pembakaran Seperti di Garut

T kedua, lanjutnya, adalah Taujih wa Tarqiah. Yakni santri harus bisa menyerap ilmu yang diberikan oleh guru/kiai atau pengasuh di ponpes, dan harus bisa secara aktif mengamalkannya.

Taujih wa tarqiah jelas dia berarti santri juga harus diarahkan agar berkembang dengan bakat dan kompetensinya. Arahkan mereka yang berpotensi untuk bisa mengembangkan ilmu dan kompetensinya.

“Terakhir adalah Takwin, santri harus mampu membentuk wawasan keislaman melalui aktivitas sehari-hari. Baik saat masih mondok, maupun ketika sudah keluar ponpes. Jadi jika sudah keluar ponpes, diharapkan santri sudah terbiasa menjalankan kesederhanaan saat di ponpes,” ucapnya.

Baca: Hari Santri Nasional, What Next?

Takwin, terang Idris, adalah membentuk mereka sesuai kapasitasnya dalam beragam aspek seperti wawasan keislamannya dan membentuk kepribadian mereka.

“Sehingga konsentrasi kita adalah mengembangkan nilai-nilai 3T ini. Kita harus qiyaamul ma’had, mendirikan nilai-nilai pesantren. Harus kita hidupkan baik ketika di pesantren maupun di luar pesantren. Antara lain adalah al-basathah (kesederhanaan). Kesederhanaan ini kita dapatkan di pondok pesantren,” terangnya.

Idris berpesan kepada santri agar mengembangkan dan mentransfer nilai-nilai al-basathah ini secara luas kepada masyarakat.

“Harus disiplin. Waktu shalat, shalat. Waktu belajar, belajar. Waktu tidur, tidur. Harus disiplin. Tidak hanya pembentukan intelektual, mental, spritial, tetapi juga jasmani. Jangan sampai anak-anak pondok pesantren loyo,” imbuhnya.

Baca: Substansi Hari Santri, Kepemimpinan dengan Nilai-nilai Pesantren

Dirinya berharap, melalui pembelajaran di ponpes, santri bisa menjadi pemimpin yang berkualitas yang tentunya sesuai perintah Allah dalam Al-Qur’an.

“Jadikanlan Hari Santri Nasional sebagai pengingat kepada kita semua, terhadap kiprah dan nilai kepesantrenan,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Hidayatullah Depok Lalu Mabrul, pembina Wahyu Rahman, Camat Cilodong Mulyadi, Lurah Kalimulya Suryadi, Lurah Sukmajaya Nurhadi, dan Lurah Jatimulya Evi Maryati serta ratusan undangan dan hadirin.* Ainuddin

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:depokHari SantriHari Santri NasionalHasanHidayatullahkepemimpinanMohammad IdrispesantrensantriWali Kota Depok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al Sisi Tangkap Penulis dan Ekonom Kritis Mesir
Tulisan selanjutnya Otoritas, Adab dan Simplifitas Amal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?