Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Peluang Dakwah Ditengah Wabah

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 23 April 2020 05:01 5:01 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 23 April 2020 05:01
Bagikan
Membaca Al-Qur'an melalui perangkat digital di Masjid Baitul Karim, Jakarta Timur, 15 Mei 2019 (Ramadhan 1440H).
Bagikan

Oleh: Alim Puspianto 

Daftar isi
  • كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
        • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

 

Hidayatullah.com | ADANYA virus corona menyadarkan betapa lemah dan tak berdaya manusia. Semua masyarakat dihantui sebuah ketakutan dan kecemasan akan keselamatan dan kelangsungan hidupnya. Apalagi billa melihat data korban yang semakin hari, semakin banyak berjatuhan.

Kondisi ini membuat seluruh negara di dunia beramai ramai membuat kebijakan terbaik dalam rangka menyelamatkan rakyatnya dari virus yang mematikan tersebut. Disini kita bisa melihat bahwa masyarakat dunia sedang dilanda kecemasan dan ketakutan global.

Gencarnya pemberitaan tentang virus corona di media juga ikut menambah buruk kondisi yang ada. Memunculkan imajinasi ketakutan yang berlebih di semua lapisan masyarakat. Baik itu perkotaan, maupun pedesaan, hatta pedalaman sekalipun, yang boleh jadi masih belum terpapar.

Baca Juga

Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja
Problem Pendidikan Islam

Menyikapi fenomena ketakutan yang semakin hari semakin mencekam ini, menuntut kaum muslimin untuk lebih aktif untuk memberikan aksi nyata. Salah satunya adalah menggalakkan dakwah.

Mengapa dakwah? Karena jaalur inilah satu-satunya yang mampu merubah apa yang disebut dengan way of thinking (pola pikir), way of feeling (pola rasa), lebih jauh adalah way of life (pola hidup) masyarakat ditengah wabah.

Seperti firman Allah; “Dan orang yang beriman itu berkata, “Wahai kaumku! Ikutilah aku, aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang benar.” (QS. Gafir: 38)

Di sisi lain. ketakuatan ini juga berrpotensi mendorong manusia untuk bertobat dan meninggalkan perbuatan dosa, baik dosa besar maupun dosa kecil. Kemudian manusia juga bisa lebih giat dalam beribadah dan beramal saleh sebagai bekal untuk kebaikannya di akhirat kelak.

Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dun-ya dengan sanad dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda: “Perbanyaklah mengingat kematian, sebab ia mampu membersihkan dosa-dosa, dan menjauhkan diri dari kesenangan duniawi”.

Kalau sebelumnya kita disibukkan dengan kerja kerja yang berorientasi duniawi semata, dengan kondisi pandemi ini mampu menyadarkan kita akan kehidupan akhirat. Seketika kita akan ingat tentang hakekat sebuah kehidupan bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. Sebagaimana firmannya,

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (QS. Ali Imran: 185)

Di sinilah letak duduk penting kaum muslimin untuk benar-benar mengambil peran. Khususnya dalam konteks inilah memberi pencerahan umat dengan syira-syiar dakwah yang dilakukan.

Dakwah Media

Setelah melihat peluang dakwah, pertanyaan yang muncul adalah dakwah seperti apa yang cocok atau sesuai di tengah wabah seperti ini?

Tentu saja bukan dakwah biasa, karena sebagaimana kita tahu bahwa sudah ada kebijakan dan himbauan dari pemerintah untuk menerapkan sosial distancing, physical distancing dan terakhir Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di banyak wilayah. Efeknya tidak sedikit masjid dan segala aktivitas keagamaan lainnya “diliburkan” sementara. Kondisi ini nyaris membuat masjid, mushola dan mimbar mimbar dakwah menjadi “mati suri” karena ditinggalkan jama’ahnya.

Kondisi ini menuntut para da’i untuk mengemas pesan pesan dakwahnya lewat media, baik media massa, media sosial (Medsos), maupun media online lainnya. Walaupun tidak mudah tapi itulah strategi dakwah paling efektif di masa wabah seperti sekarang ini.

Meski tidak semua da’i mampu melakukannya tapi harus ada sebagian da’i yang fokus menggarap “dakwah media” ini. Terkhusus para da’i muda yang kreatif dan  “melek media”. Sesuai dengan firmanNya dalam Al-Qur’an Surat Ali- Imran ayat 104:

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

” Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.”

Keaktifan para dai dalam melakukan dakwah media, sekaligus membuktikan bahwa bahwa agama Islam itu memang cocok untuk semua zaman. Ia mengakomudir segala ienis pembaharuan, termasuk dalam ini perkembangan tekhnologi dan informasi. Dengan catatan, tidak melabrak hukum-hukum syar’i, yang telah ditetapkan Allah dan Rasul-Nya.

Sebetulnya pemanfaatan media dakwah bukan merupakan hal baru bagi seorang da’i. Akan tetapi dengan adanya pandemi ini seakan menjadikannya sebuah keharusan yang tidak bisa ditawar lagi.

Tak hanya muslim, agama lainpun turut mengambil kesempatan dalam momen ini. Beberapa waktu  lalu (13/4/2020) kita dikejutkan oleh program mimbar katolik yang ditayangkan pada saat jeda siaran pembelajaran siswa di stasiun TVRI.

Hal ini menjadi catatan bahwa efek dakwah lewat media sangat luar biasa. Karena pesan yang sudah disampaikan tidak bisa ditarik ulang, ibarat peluru yang tepat mengenai sasarannya. Dakwah lewat media juga mampu menyasar siapa saja, mulai dari anak anak sampai dewasa. Bahkan yang berlainan agamapun bisa ikut tersentuh juga. Faktanya mereka sudah mengatur strategi dan mengeksekusinya.*

 

Pengurus Pemuda Hidayatullah Jawa Timur, dan Dosen Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) STAIL  Surabaya

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan, Cinta dan Jihad
Tulisan selanjutnya Shalat tarawih dua shift JK: Mari Efektifkan ZISWAF, Bahu Membahu Tangani Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Ekonomi SyariahMimbarTsaqafah

Cintai Bumi Melalui Investasi Green Sukuk Ritel

2 Desember 2022 08:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?