Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Haikal Hassan Dipolisikan Usai Cerita Mimpi Berjumpa Rasulullah, MUI: Kok Mimpi Bisa Dipolisikan?

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 17 Desember 2020 08:42 8:42 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 17 Desember 2020 08:42
Bagikan
Babeh Haikal Hassan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perihal sesederhana mimpi rupanya bisa berujung ke urusan di kepolisian. Adalah Sekjen Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Haikal Hassan, yang mengalaminya. Haikal Hassan dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena mengaku bermimpi bertemu Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Entah apa yang dipikirkan sang pelapor, yang jelas, cerita Haikal bermimpi bertemu Rasulullah itu masih rentetan dengan kasus penembakan enam anggota Front Pembela Islam (FPI).

Sontak saja, pelaporan ke polisi terhadap mimpi Haikal Hassan itu dipertanyakan banyak bahkan menuai sindiran. Dari sindiran halus sampai yang keras. Akun Ulil Abshar-Abdall @ulil misalnya, pantauan hidayatullah.com pada Kamis (17/12/2020), ia menulis:

“Sampai soal mimpi dibawa ke polisi. Maunya apa orang2 ini? Jika sedikit2 dibawa2 ke polisi, kapan bangsa ini mau dewasa? Proses pendewasaan terjadi jika ada kritik dan kontra-kritik. Bukan via polisi.

Keterangan: Saya bukan penggemar Haikal Hassan dan tidak mempercayai mimpinya.”

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: KAMMI Dukung Komnas HAM Investigasi Tragedi Penembakan Anggota FPI

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD juga menyinggung persoalan mimpi lewati ciutannya. ”

“Saat penataran P4, Gus Dur (GD) tidur. Tiba2 dibangunkan oleh Penatar dan ditanya ttg konsep demokrasi.
GD: Sy baru bermimpi bertemu dgn Bung Karno dan menceritakan kpd sy ttg konsep demokrasi.
Penatar: Ini serius, jgn bcr mimpi.
GD: Katanya demokrasi, kok bermimpi sj dilarang,” tulis Mahfud lewat akunnya @mohmahfudmd diiringi emoticon tertawa.

Kicauan Mahfud dikomentari banyak warganet. Antara lain: “@mohmahfudmd Kalau babe Haikal mimpi ketemu nabi dilaporin ,,,kita tunggu ada ngga yg berani laporin ust Ucup yg mimpi ketemu nabi juga,” tulis Caladinoktrok @Caladinoktrok1.

Haikal Hassan menyampaikan mimpinya bertemu Rasullah pada acara takziyah di Mega Mendung, Bogor, Rabu (09/12/2020), saat pemakaman lima laskar FPI yang tewas ditembak polisi pada Senin (07/12/2020).

Majelis Ulama Indonesia sampai angkat suara menyikapi pelaporan mimpi tersebut. Wakil Ketua Umum MUI Buya Anwar Abbas mengaku heran terhadap pelaporan tersebut. Ia mempertanyakan kenapa mimpi tersebut bisa dilaporkan ke polisi.

“Kok mimpi orang bisa dipolisikan? Emangnya tugas polisi juga mengurusi dan mengamankan mimpi-mimpi orang?” ujarnya kepada awak media, Selasa (15/12/2020) malam.

Buya Anwar menilai mimpi tersebut tak perlu diributkan. Buya Anwar mengaku bahwa tidak sekali ini saja mendengar orang bertemu dengan Rasulullah lewat mimpi. Ia mengatakan, jika Haikal Hassan menyatakan pernah bermimpi ketemu Rasulullah, “kok kita ribut? Ya Alhamdulillah. Dia bisa bermimpi ketemu Rasulullah,” katanya.

Sebab, jelasnya, seseorang memang bisa saja bermimpi bertemu dengan Rasulullah. Bahkan hal itu merupakan keinginan setiap orang Islam termasuk dirinya Buya Anwar.

“Saya pengennya minta ampun, ingin ketemu Rasulullah dalam mimpi tapi belum kunjung terwujud juga sampai hari ini. Tapi teman saya yang memang sering membaca Al-Qur’an dengan dalami tafsirnya juga bercerita kepada saya bahwa beliau pernah bermimpi ketemu Rasululllah. Ya saya mengucapkan ‘Alhamdulillah, ini sebuah karunia untuk Bapak’ kata saya,” tambah Anwar dikutip Detikcom.

Baca: Khawatir Mimpi dan Dipolisikan, Tengku Zulkarnain Sindir Pelaporan terhadap Haikal Hassan

Sebagaimana diketahui, sang pelapor mimpi tersebut, Husein Shihab, beralasan, bahwa -yang ia sebut- kebohongan dan cerita mimpi itu dinilai membenarkan tindakan radikalisme.

”Dia kan bilang kemarin bahwa semua orang yang dalam ceramahnya beberapa menit, itu kan bilang semua orang yang berduka itu didatangi sama Rasulullah. Itu konteksnya di situ, dari narasi satu kalimat itu sudah menurut kita udah ada berita bohongnya. Karena nggak mungkin semua orang yang berduka itu didatengi Rasulullah. Padahal kan harus dibuktikan bener nggak omongannya Haikal,” ujar Sekjen Forum Pejuang Islam ini kepada wartawan dikutip Pwmu.co.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anwar AbbasFPIHaikal HassanHRS CenterMimpipenembakan anggota FPIrasulullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemimpin Umum Hidayatullah Wakafkan Tanah dan Gedung untuk Pusdiklat Dai
Tulisan selanjutnya FPI, GNPF, PA 212 Tuntut Pengungkapan Eksekutor dan Aktor Intelektual Penembakan 6 Laskar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?