Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Afrika Selatan Minta Kunci Sel Penjara Nelson Mandela Tidak Dilelang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Desember 2021 11:39 11:39 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Desember 2021 11:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Afrika Selatan meminta agar lelang kunci sel penjara di Robben Island yang pernah ditempati oleh mendiang pejuang anti-aparheid Nelson Mandela dihentikan.

Lelang dijadwalkan akan digelar pada bulan Januari 2022 di New York oleh rumah pelelangan Guernsey’s. Penjual kunci itu adalah Christo Brand, bekas sipir pengawas Mandela di penjara yang terkenal itu.

Menteri Kebudayaan Afrika Selatan Nathi Mthethwa mengatakan pemerintah Afsel tidak pernah diajak bicara perihal rencana penjualan kunci tersebut.

“Kunci ini milik rakyat Afrika Selatan,” ujarnya seperti dilansir BBC Sabtu (25/12/2021).

“Ini bukan milik pribadi seseorang,” imbuhnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Guernsey’s mengatakan lelang yang akan digelar pada 28 Januari 2022 bertujuan untuk mengumpulkan dana bagi pembangunan taman dan museum di sekitar makam Mandela.

Kunci sel itu satu dari beberapa barang yang akan dijual. Beberapa benda kenangan lain yang akan dilelang adalah lukisan buah tangan Mandela sendiri, The Lighthouse, Robben Island, serta sepeda statis dan raket tenis yang diperbolehkan dipakai Mandela selama mendekam di dalam kurungan.

Total 27 tahun masa hidup Mandela dihabiskan di dalam penjara, 18 tahun di antaranya di Robben Island, di mana dia tidur tanpa dipan. Salah satu sipir penjara itu, Christo Brand, kemudian menjadi teman karib Mandela.

Mandela dikeluarkan dari penjara pada 1990 ketika Afrika Selatan mulai melonggarkan aturan segregasi kulit putih dan hitam (apartheid). 

Tahun 1994 dia memenangkan pemilu presiden dan menjadi orang kulit hitam pertama yang memimpin Afrika Selatan.

Dia hanya menjabat satu periode dan mengundurkan diri pada tahun 1999.

Nelson Mandela, ikon perjuangan anti-aparheid paling terkemuka, meninggal dunia pada 2013 dalam usia 95 tahun.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika Selatananti-aparheidNelson MandelapenjaraRobben Island
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya mossad bunuh diri Tiga Anggota Mossad Bunuh Diri dalam Setahun Terakhir
Tulisan selanjutnya Anjing di Jerman Menonton Dua Wanita Berkelahi Saling Pukul

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an, Tumbuhkan Generasi Qurani di Cibuntu

Berita
17 Juni 2026 11:24
Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
Gegara Perang Iran Saudi Aramco Pertimbangan Perluasan Kapasitas Penyimpanan di Luar Negeri
Dua Ledakan di Jalan Raya Khyber Pakhtunkhwa Sedikitnya 7 Orang Tewas
Label Teroris untuk Palestine Action Dibenarkan Pengadilan Banding Inggris

Terbaru

  • Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah
  • Gegara Perang Iran Saudi Aramco Pertimbangan Perluasan Kapasitas Penyimpanan di Luar Negeri
  • ISIS Klaim Serangan di Aleppo yang Tewaskan 2 Tentara Suriah
  • Produksi Minyak Iraq Diperkirakan Normal Dalam Dua Bulan
  • Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat
  • Dicabut, Zelensky Kembalikan Medali Penghargaan dari Polandia
  • Pentagon Perlu $80 Miliar untuk Tutup Biaya Perang Iran dll
  • Dua Ledakan di Jalan Raya Khyber Pakhtunkhwa Sedikitnya 7 Orang Tewas
  • Pesepakbola Paraguay Jadi yang Pertama Diusir dari Lapangan Piala Dunia karena Menutup Mulut
  • Pengadilan Penjarakan Orang Tua dari Bocah Pelaku Penembakan di Sekolah Beograd Serbia 2023

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?