Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2026 13:08 1:08 pm
Ahmad
Dipublikasikan 1 Agustus 2026 13:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Gerakan perlawanan Islam, Hamas,  menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melucuti senjata sebelum pasukan ‘Israel’ sepenuhnya angkat kaki dari Jalur Gaza. Kelompok Palestina itu juga menolak keterlibatan penjajah dalam proses pelucutan senjata dan menegaskan mekanisme tersebut hanya akan dijalankan oleh komite nasional Palestina.

Pernyataan itu disampaikan juru bicara delegasi perunding Hamas, Ghazi Hamad, di tengah pembahasan kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Mesir, Qatar, dan Turki.

“Isu gencatan senjata sangat terkait dengan penarikan tentara ‘Israel’ dari Gaza serta upaya membangun kembali wilayah tersebut,” kata Hamad kepada Al Jazeera, dikutip Anadolu Agency.

Menurut Hamad, Hamas tidak akan memenuhi tuntutan pelucutan senjata sebelum pihak penjajah melaksanakan seluruh kewajibannya sebagaimana tertuang dalam kesepakatan.

“‘Israel’ tidak akan memiliki peran dalam proses pelucutan senjata. Proses itu akan dijalankan oleh komite nasional Palestina. Kami tidak akan menyetujui tuntutan tersebut selama ‘Israel’ belum memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan dalam perjanjian,” tegasnya.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Ia mengakui proses negosiasi berlangsung sangat rumit dan penuh tantangan.

“Negosiasi kali ini cukup sulit dan menantang. Kami berusaha mendapatkan hasil terbaik sambil membela hak-hak rakyat Palestina,” ujarnya.

Hamad juga menyampaikan apresiasi kepada Mesir, Qatar, dan Turki atas peran mereka sebagai mediator yang terus mengupayakan keberhasilan proses perdamaian di Kairo.

Pernyataan Hamas tersebut muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan telah tercapai kesepakatan mengenai pelucutan senjata total Hamas dan kelompok bersenjata lainnya di Gaza. Menurut Trump, proses itu akan diikuti penarikan pasukan ‘Israel’ secara bertahap dari wilayah Gaza.

Trump menyebut kesepakatan tersebut sebagai “keberhasilan bersejarah” dan memuji peran Mesir, Qatar, serta Turki dalam memfasilitasi proses negosiasi.

Ia menjelaskan implementasi kesepakatan akan dilakukan secara bertahap melalui kerja sama Pasukan Stabilisasi Internasional dan kepolisian Palestina yang baru untuk mengawasi keamanan di Jalur Gaza.

Selain itu, rencana 20 poin yang menjadi dasar gencatan senjata juga memuat pembentukan Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (National Committee for Gaza Administration/NCAG), sebuah kepemimpinan teknokrat Palestina yang akan mengelola urusan administratif sehari-hari Gaza pada fase pascaperang.

Menurut Anadolu Agency, aksi genosida penjajah ‘Israel’ di Gaza telah menewaskan lebih dari 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 174.000 lainnya. Sebagian besar korban merupakan perempuan dan anak-anak, sementara sekitar 90 persen infrastruktur di wilayah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan.

Meski gencatan senjata disebut mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, serangan militer pendudukan dilaporkan masih terus terjadi di berbagai wilayah Gaza. Sejak gencatan senjata diberlakukan, sedikitnya 1.214 warga Palestina dilaporkan gughur dan 3.977 lainnya terluka akibat serangan lanjutan.

Kesepakatan itu diawasi oleh Dewan Perdamaian yang dipimpin Trump. Namun, dalam pertemuan antara Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu dan Trump di Gedung Putih pada Selasa lalu, isu Gaza dilaporkan tidak menjadi pembahasan utama. Kedua pemimpin lebih banyak memusatkan perhatian pada perkembangan konflik dengan Iran.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gerakan Perlawanan IslamHAMASisraelJalur Gazapenjajah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menghidupkan Kembali Budaya Membaca di Kalangan Umat Islam
Tulisan selanjutnya Yogyakarta Jadi Tempat Pertemuan Alumni Jesuit Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kajian

Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah

Kajian
15 September 2026 13:13
Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon

Terbaru

  • Berkedok ‘Melindungi Alam’, Organisasi Lingkungan ‘Israel’ Desak Zionis Kuasai Cadangan Air Palestina
  • Tembak Jatuh Drone Houthi di Dekat Mekkah, Saudi Tegaskan Tanah Suci sebagai “Garis Merah”
  • Ulama Sunni Iran Dibunuh, Pihak Berwenang Sebut Pelaku “Tentara Bayaran Zionis”
  • Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara, Mekkah dan Jeddah Siaga
  • Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah
  • Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak
  • MUI Sebut Danantara Syariah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Riil Umat
  • Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
  • MUI Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Tak Semestinya Bernuansa Satanic
  • Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?