Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Israel Ketok Palu, Non-Yahudi Wajib Sumpah Setia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Oktober 2010 13:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hari Ahad (10/10) pemerintah Israel menyetujui usulan yang mengharuskan seorang non-Yahudi bersumpah setia jika ingin menjadi warga negara Israel sebagai negara Yahudi.

22 menteri menyatakan setuju, sementara delapan lainnya menolak. Demikian dilansir Haaretz.

Berbicara dalam rapat kabinet mingguan, PM Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa amandemen terhadap Undang-Undang Kewarganegaraan mengharuskan “siapa saja yang ingin menjadi warga negara Israel untuk berjanji bahwa dia akan menjadi seorang warga yang setia bagi Israel sebagai sebuah negara Yahudi dan demokratis.”

“Tidak ada yang bisa menceramahi kami tentang demokrasi dan pencerahan,” ujar Netanyahu, seraya menambahkan bahwa tidak ada demokrasi lain di Timur Tengah.

Sumpah setia tersebut mendapatkan kritik dari banyak pihak sejak dimunculkan ke publik. Peraturan itu nantinya akan mempengaruhi kelompok minoritas Palestina yang menjadi warga Israel. Sekitar 20% warga Israel sekarang adalah orang Arab yang bukan Yahudi.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Sebagaimana dilaporkan Maan, Pemimpin Palestinian National Initiative Mustafa Barghouti mengatakan, tindakan tersebut merupakan aksi terakhir dalam konsolidasi sistem rasis apartheid di Israel. Dia menyebutnya sebagai deklarasi resmi pemberlakuan apartheid.

Seorang kolumnis Israel, Gideon Levy” sengaja mencatat sejarah itu lewat tulisannya di Haaretz. “Ingatlah hari ini,” tulisnya. “Sejak saat ini, kita akan hidup dalam sebuah negara baru yang secara resmi disetujui sebagai negara etnokratis, teokratis, nasionalis dan rasis.”

“Siapapun yang menyangka hal itu sama sekali tidak berpengaruh padanya, maka dia keliru,”  tandas Levy. [di/maan/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Republik Tawuran Bernama Indonesia
Tulisan selanjutnya Hamas: Dunia Internasional Mendiamkan Apartheid Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?