Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Israel Curi Minyak dan Gas Palestina

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 17 September 2011 13:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Urusan Tembok dan Pemukiman Maher Ghnaim hari Jum’at (16/9) mengatakan bahwa Israel mencuri sumber-sumber daya alam Palestina di wilayah Tepi Barat.

Kepada Radio Suara Palestina, Ghnaim mengatakan, Israel menyedot gas dari ladang gas dan minyak bumi di desa Rantis, sebelah barat Ramallah.

Ladang minyak dan gas itu berlokasi di sepanjang tembok pembatas yang memisahkan Tepi Barat dengan Israel. Delapan puluh persen lahan di sekitar tembok adalah milik penduduk desa Rantis.

Menurut Ghanim, Israel melakukan pengeboran di sekitar tempat tersebut tanpa memberitahukan Otoristas Palestina lebih dulu. Tentara Zionis berjaga-jaga di sekitar tempat itu guna menghalangi penduduk sekitar mendekati ladang pengeboran.

Ladang minyak dan gas desa Rantis diperkirakan menyimpan 1,5 milyar barel minyak dan 1,7 milyar meterkubik gas alam.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Perusahaan minyak Israel, Givot Olam Oil Ltd, mengatakan bahwa pihaknya menemukan ladang minyak yang diberi nama Meged itu — terbesar di Israel — pada tahun 2001. Dari ladang tersebut perusahaannya dapat menghasilkan 1.000 barel minyak perhari dan akan meningkatkan produksinya bulan Nopember mendatang.

Pemerintah Zionis Israel mulai membangun tembok pembatas di sekitar ladang gas tersebut pada tahun 2002, dengan alasan mencegah warga Palestina masuk ke wilayah Israel yang akan melakukan serangan bom bunuh diri.

Tahun 2004, Mahkamah Internasional menetapkan bahwa tembok beton yang dibangun tersebut adalah ilegal dan memerintahkan Israel agar merobohkannya. Tapi tentu saja, Zionis menolak melaksanakan keputusan mahkamah itu.

Menurut pakar masalah pemukiman Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, Khalil Tafakji, tembok yang didirikan Israel di desa Rantis itu memisahkan lahan pertanian subur milik rakyat Palestina dengan sumber-sumber air. Dengan adanya tembok, sumber air kini menjadi berada di sisi Israel.

Tidak hanya memisahkan warga Palestina dengan air, penduduk di sekitar tembok yang panjang membelah wilayah sekitarnya itu, mengisolasi penduduknya dari kota-kota sekitar seperti Tulkarim, Qalqilyah dan Yerusalem Timur. Mereka juga tidak dapat pergi ke rumah sakit di sekitar sana.

Tafakji mengatakan, sedikitnya 115 kota dan desa Palestina terisolasi akibat tembok-tembok pembatas yang didirikan Israel dan memisahkan penduduknya dari lahan mereka berikut sumber daya alamnya.

 Pengeboran ladang minyak dan gas oleh Israel tersebut melanggar Perjanjian Oslo, yang ditandatangi Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dengan Zionis Israel pada tahun 1993. Berdasakan perjanjian itu, semua eksplorasi atas sumber-sumber daya alam harus dikordinasikan dan dilakukan bersama antara Palestina dan Israel.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belanda Setuju Larang Burqa
Tulisan selanjutnya Larangan Shalat di Jalanan Prancis Berlaku

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa

Berita
15 Agustus 2026 14:30
Hari Literasi Muhammadiyah, Pers Didorong Jadi Penguat Demokrasi dan Ekosistem Ilmu Pengetahuan
Bahtsul Masail Pra Muktamar NU, Pajak Harus Berpihak pada Keadilan Masyarakat
Ratusan Warga Yunani Gelar Demo Dukung Palestina, ‘Israel’ Minta Warganya Sembunyi
Untuk Kesekian Kalinya, Istri Netanyahu Dituduh Aniaya ART

Terbaru

  • Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa
  • Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra
  • PDRM Buru Sindikat Narkoba Terkait Pilot Malaysia yang Ditangkap di Bandara Soetta
  • Mahkamah Konstitusi Prancis Tidak Meloloskan Larangan Media Sosial Bagi Anak
  • Kibarkan Bendera Palestina, Ratusan Warga Yunani Hadang Kapal Pesiar Wisatawan ‘Israel’
  • 70 Ribu Warga Palestina Hadiri Shalat Jumat di Masjidil Aqsha, Ribuan Datang Sejak Subuh
  • Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
  • Ratusan Pemukim ‘Israel’ Nodai Masjidil Aqsha, Lakukan Ritual Yahudi
  • ‘Israel’ Kembali Langgar Gencatan Senjata, Bunuh Kepala Polisi Gaza
  • Lima Strategi PBNU untuk Wujudkan Pesantren Aman

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?