Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Bebas, Shalit Mengaku Diperlakukan Secara Baik oleh Hamas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Oktober 2011 23:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Salah satu tentara Zionis-Israel, Gilad Shalit akhirnya bisa tersenyum bebas setelah ditahan selama lima tahun oleh pejuang Hamas.

Angkatan Bersenjata Israel mengumumkan bahwa Shalit yang selama ini ditahan di lokasi rahasia di Gaza telah berada di Israel.

“Saya merasa kesepian selama bertahun-tahun namun saya yakin bahwa suatu saat nanti saya akan bebas,” kata Shalit dalam wawancara pertama setelah dibebaskan hari Selasa ini (18/10/2011).

Shalit mengatakan ia merindukan teman dan keluarga dan ingin menuturkan pengalamannya di tawanan dalam lima tahun terakhir.

“Sekarang saya telah bebas, akan ada banyak hal yang ingin saya lakukan,” katanya dikutip BBC.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Selain berbicara kepada wartawan Shalit juga menghubungi keluarganya melalui sambungan telepon.

Dari layar televisi terlihat bahwa ia tampak sehat.

Shalit bebas setelah dicapai kesepakatan antara pejuang Palestina, Hamas dan pemerintah Zionis-Israel yang ditandatangai 11 Oktober lalu.

Berdasarkan kesepakatan, Shalit dibebaskan bila Israel bersedia membebaskan lebih dari 1.000 tawanan Palestina.

Diperlakukan Baik

Yang cukup menarik, tentara Ziionis-Israel mengaku dirinya diperlakukan dengan sangat baik selama lima tahun penawanan oleh HAMAS.

“Saya dalam keadaan sehat, saya Gilad Shalit, Hamas memperlakukanku dengan baik selama dalam tawanan,” ujarnya dalam wawancara dengan TV Mesir, sebagaimana dikutip Info Palestina.

Tak lupa, Shalit mencela pemerintah Israel yang terlambat membebaskannya sampai selama ini.

“Saya dalam kondisi baik dan sehat, saya senang bertemu dengan Anda semua yang telah bekerja membebaskanku, saya berterimakasih untuk itu.”

Shalit menyebutkan bahwa ia mendengar kabar pembebasannya sepekan lalu (hari penandatanganan pertukaran tawanan), menurutnya ia tidak mampu menggambarkan perasaannya saat itu.

“Sangat ironis pemerintah negeriku terlambat membebaskanku sampai selama ini.”

Ia berpendapat, kesuksesan Mesir mensponsori pertukaran ini setelah sebelumnya mengalami kegagalan berkaitan dengan hubungan baik Mesir dengan Hamas dan Israel.

Shalit menyebutkan akan menceritakan pengalamannya kepada rekan-rekannya selama lima tahun terakhir.

Terkait rencana persiapan aksi mendorong pembebasan lima ribu tawanan Palestina yang masih mendekam di penjara Israel.

“Saya senang jika tawanan Palestina seluruhnya mendapatkan kebebasan, supaya mereka bisa kembali kepada keluarga dan tanah air mereka.” *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrateTahanan Palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tawanan Palestina Tiba di Gaza dan Ramallah
Tulisan selanjutnya Diplomasi Hamas “Lindas” Manuver Sekuler Fatah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Berita
21 Juli 2026 08:51
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?