Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mendagri Jerman Imbau Warga Tidak Terpengaruh Anti-Muslim PEGIDA

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Oktober 2015 11:10 11:10 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Oktober 2015 22:47
Bagikan
Para demonstran Pegida pada hari menampilkan poster menyindir Kanselir Jerman Angela Merkel berkerudung, karena keikutsertaannya berpawai bersama komunitas Muslim.
Bagikan

Hidayatullah.com—Dalam wawancara dengan lembaga penyiaran publik Jerman ARD, Menteri Dalam Negeri Thomas de Maiziere mengklaim bahwa pengurus kelompok PEGIDA adalah para ekstrimis garis keras sayap kanan.

PEGIDA adalah kelompok rasis, anti-migran dan anti-Islam yang dibentuk tahun 2014. PEGIDA merupakan singkatan bahasa Jerman untuk nama kelompok yang artinya Orang-orang Eropa Patriotik Melawan Islamisasi Barat.

“Mereka serta merta menyamakan pera pencari suaka sebagai penjahat, dan semua politisi bersalah melakukan penghianatan tingkat tinggi,” kata De Maiziere kepada stasiun televisi ARD seperti dikutip DPA. De Maiziere merujuk pada kasus penikamam atas calon walikota Cologne, Henriette Reker, yang ditusuk pisau oleh pelaku sebagai protes atas kebijakan kota Cologne yang menampung pengungsi. Para pekerja yang membantu migran di kota itu juga terluka dalam aksi penikaman hari Sabtu (17/10/2015) itu.

Mendagri Jerman itu menyebut meningkatnya serangan atas para pencari suaka sejak tahun lalu sebagai “mengerikan”, dan mendesak rakyat Jerman –termasuk mereka yang khawatir dengan kedatangan pengungsi dalam jumlah besar– agar tidak mengikuti PEGIDA. “Kebencian justru menyuburkan tindakan semacam itu,” kata De Maiziere.

“Menjaulah dari orang-orang yang menyuntikkan kebencian ini, racun ini, ke dalam negeri kita,” kata menteri dalam negeri itu dalam wawancara Ahad malam (18/10/2015). “Siapa saja yang mengarah ke sana harus mengetahui bahwa mereka mengikuti para penghasut,” tegas De Maiziere.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pernyataan itu dikemukakan menteri Jerman tersebut sementara PEGIDA bersiap untuk melakukan unjuk rasa pada Senin malam ini, guna memperingati satu tahun berdirinya organisasi mereka.

Dalam kesempatan wawancara yang sama, De Maiziere juga memperingatkan “bahaya dari Salafi ultra-konservatif di Jerman yang berusaha menjangkau para pengungsi” yang baru tiba di negara itu. Menurut De Maiziere, yang menjadi target utama kelompok itu adalah migran muda yang datang sendiri tanpa keluarga di Jerman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Davutoglu: Turki Bukan Kamp Konsentrasi, Tidak Selamanya Tampung Migran
Tulisan selanjutnya Nilai Mata Uang Anjlok, Presiden Zambia Minta Pertolongan Tuhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Berita
31 Agustus 2026 21:23
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?